• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo Dorong Desa Ciptakan Ruang Terbuka Hijau

17 October
23:22 2019
1 Votes (5)

KBRN, Ponorogo : Menyusul kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah  termasuk Ponorogo dengan menyusut nya mata air bahkan sebagian mati, ditengarai disebabkan semakin berkurangnya pepohonan dan vegetasi yang mampu menyerap dan menjadi kantong-kantong penyimpanan air.

Untuk itu Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Ponorogo mendorong  dibentuknya ruang-ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai area tangkapan air. Tidak hanya di kota namun ruang terbuka hijau juga diperlukan di desa-desa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo Sapto Jatmiko berharap dengan masih tersedianya lahan yang cukup di desa pengadaan lahan terbuka hijau menjadi sangat relevan. Ditambah anggaran besar yang dimiliki desa saat ini memungkinkan untuk terciptanya  ruang terbuka hijau teraebut .

Dalam waktu dekat Dinas LH kata Sapto, akan menyurati seluruh desa yang ada di Ponorogo terkait pengadaan Ruang Tebuka Hijau. Selain itu terang  Sapto, Ekploitasi air yang cukup besar untuk pertanian harus diimbangi dengan konservasi lahan sekitarnya. Ia mensyaratkan di tiap area yang menjadi tempat penyedotan air seperti diesal atau sumur sibel  maka harus ada pepohonan di sekelilingnya

“Oleh karena  itu kita himbau ke Desa-Desa itu untuk mempunyai Ruang Terbuka H ijau. Kan lahan-lahan di Desa banyak, kita akan menyurati supaya nanti ada ruang terbuka hijau di tiap desa supaya penyelamatan lingkungan dpat dilakukan dan sumber airnya terjaga. Sehingga dapat menumpan air dengan pohon-pohon itu”, terang Sappto, Kamis, (17/10/2019)

Sapto menegaskan masalah ekologi dan kerusakan lingkungan saat ini sudah semakin parah. Maka langkah konservasi harus segera dimulai dengan memberikan penyadaran kepada masyarakat. Ketidak seimbangan ekosistem tersebut nampak apabila saat musim hujan air yang turun berlimpah bahkan kerap menimbulkan banjir dan tanah longsor, sedangkan saat musim kemarau air menghilang dan habis. Artinya perlu menampung dan memasukkan air ke dalam tanah dengan konservasi lahan agar air hujan yang nantinya yang turun tidak sia-sia mengalir begitu saja. (YAF)

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00