• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Walikota Madiun Imbau ASN Tertib Kelola Arsip

16 September
14:43 2019
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Walikota Madiun, Maidi menyatakan, kearsipan merupakan hal yang penting dilakukan, utamanya bagi pemerintah. Sebab, jika dikemudian hari terjadi permasalahan dalam pemerintahan, arsip dapat ditunjukkan sebagai bukti pertanggungjawaban.

Hal itu diungkapkan walikota, Maidi, saat membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan kearsipan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diadakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di gedung Diklat Kota Madiun, Senin (16/9/2019). Menurut walikota, ASN diwajibkan dapat mengelola arsip secara benar.

Artinya, ASN harus mengetahui arsip yang sifatnya rahasia serta dokumen yang sifatnya umum atau dapat diketahui publik. Termasuk cara mengarsipkan dan menyimpan. Apalagi, kearsipan di Kota Madiun saat ini berbasis elektronik menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD).

“Bagi pemerintah daerah ataupun pemerintah ini arsip itu penting sekali. Sehingga kegiatan-kegiatan yang sifatnya pengambilan kebijakan, keputusan, itu arsip harus selalu ada dan itu dibuka kapan saja harus ada. Kalau itu dibuka tidak ada ya itu akan menjadi masalah. Maka ASN harus dibekali karena dialah yang nantinya akan mengarsipkan,” ungkap walikota.

Usai diklat, nantinya pemkot akan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan kearsipan. Karena itu ASN diminta tertib mengelola arsip sebagai bukti akuntabilitas sekaligus bentuk pertanggungjawaban instansi terhadap penyelenggaraan negara.

Dijelaskan, manajemen arsip yang baik sangat dibutuhkan untuk menunjang jalannya pemerintahan. Orang nomor satu di Kota Madiun ini menuturkan, diklat kali ini diikuti 34 ASN dari seluruh OPD di Kota Madiun. Diklat berlangsung selama lima hari, mulai 16-20 September 2019.

 

  • Tentang Penulis

    Eka Wulan

    Reporter RRI Madiun, Kerjaaaa Kerja Kerjaaa !!!!!!! Semuangatttt

  • Tentang Editor

    Eka Wulan

    Reporter RRI Madiun, Kerjaaaa Kerja Kerjaaa !!!!!!! Semuangatttt

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00