• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Kemenkeu Luncurkan Investasi SBR005 Incar Generasi Milenial

10 January
16:34 2019
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJJPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi meluncurkan instrumen saving bond retail (SBR) seri SBR005, Kamis (10/1/2019). SBR005 tersebut menyasar generasi milenial dengan nilai investasi minimal Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar dengan sistem pemesanan secara online.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) II Jawa Timur, Etto Sunaryanto, disela-sela sosialisasi investasi SBR005 di aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Madiun, Kamis (10/1/2019). Dikatakan Etto, investasi SBR005 tersebut diperuntukkan bagi perorangan atau individu termasuk ibu rumah tangga, bukan lembaga dan tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan e-KTP.

Etto menyatakan, investasi yang diterbitkan pemerintah melalui SBR005 diklaim aman karena obligasi dalam bentuk ritel tersebut diterbitkan oleh negara. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap resiko gagal bayar.

“Ya WNI, ini tidak diperkenankan orang asing membeli. Mengapa (investasi) ini aman, karena obligasi ini kan diterbitkan negara, berbeda kalau surat hutang atau apapun yang diterbitkan swasta kan ada kemungkinan gagal bayar tetapi karena ini obligasi negara jadi ya tidak ada resiko gagal bayar. Namanya saja SBR, jadi ini suatu bentuk tabungan yang digaransi oleh negara,” ungkap Etto.

Lebih lanjut dikatakan, tingkat kupon bunganya juga lebih tinggi diatas bunga deposito sehingga SBR005 menjadi pilihan investasi, bukan mengalahkan jenis investasi yang lain. Menurut Etto, berkaca pada penerbitan SBR004, nilai investasi yang diterima sebesar Rp7 Trilun dengan 17.195 investor baru, jauh melebihi target yang dipatok sekitar Rp5 Triliun.

Sementara itu Kepala Seksi Analisis Pasar Keuangan Internasional, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan, Herman Sary Tua menuturkan, peluncuran SBR005 dilakukan pemerintah bertujuan menutup defisit anggaran. Selain itu juga untuk akselerasi pembangunan infrastruktur, SDM serta pelayanan kesehatan sehingga harapannya dapat mengurangi ketergantungan dengan investor asing.

Dijelaskan, pembukaan masa penawaran SBR005 dilakukan selama dua pekan, mulai tanggal 10-24 Januari 2019. Tingkat kupon untuk periode 3 bulan pertama atau 30 Januari 2019 hingga 10 April 2019, sebesar 8,15 persen. Tingkat kupon tersebut berasal dari suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 6,00 persen ditambah spread tetap 215 bps (2,15 persen). Tingkat Kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada tanggal Penyesuaian kupon sampai dengan jatuh tempo.

  • Tentang Penulis

    Eka Wulan

    Reporter RRI Madiun, Kerjaaaa Kerja Kerjaaa !!!!!!! Semuangatttt

  • Tentang Editor

    Eka Wulan

    Reporter RRI Madiun, Kerjaaaa Kerja Kerjaaa !!!!!!! Semuangatttt

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00