• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

Menristekdikti: Lulusan Pendidikan Tinggi Harus Miliki Sertifikasi

9 January
12:23 2019
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M. Nasir menginstruksikan semua perguruan tinggi (PT) berbasis vokasi seperti Politeknik (Poltek) harus bekerjasama dengan dunia industri. Ini karena prioritas yang disarankan para pengusaha dalam hal ini dunia industri kepada PT tidak hanya mendapat ijazah atau gelar sarjana saja bagi para lulusannya tetapi memiliki sertifikasi.

Hal tersebut disampaikan M.Nasir saat memberikan kuliah umum di Politeknik Negeri Madiun (PNM), Rabu (9/1/2019). Dikatakan, peluang dan tantangan pendidikan vokasi dalam menyonsong era revolusi Industri 4.0 cukup berat.  Satu diantaranya PT harus memperbaiki piramida kualifikasi sumber daya manusia (SDM) agar nantinya menjadi tenaga kerja yang terlatih dan terampil agar terserap di dunia industri.

"Sistem perguruan tinggi di Indonesia ini harus diperbaiki dengan mencetak SDM yang terampil, unggul, berdaya saing tinggi, kompetitif, inovatif dan bertanggungjawab. Sekarang ini gaji yang diterima lulusan Diploma 3 itu sekitar Rp2-3 juta, kalau dia memiliki sertifikat keterampilan maka bisa lebih itu (gaji yang diterima), ungkap M. Nasir.

Dikatakan, tantangan pendidikan tinggi di Indonesia saat ini yakni terkait kondisi Angka Partisipasi Kasar (APK) yang masih dibawah negara tetangga. Di Indonesia APK berada di angka 34,58 persen, sementara Malaysia 38 persen dan Singapura mencapai 78 persen.

"Waktu awal-awal jadi menteri APKnya itu baru di angka 29-30 persen dan sekarang sudah naik. Ini jadi tantangan kita kedepan untuk menaikkan APK tersebut," kata dia.

Disisi lain, kondisi yang ada saat ini ada gab (kesenjangan) antara lulusan pendidikan dengan dunia industri. Menurut menteri M.Nasir, para lulusan perguruan tinggi bukan siap bekerja tetapi baru siap training. Karena itu pihaknya mengapresiasi PNM yang telah bekerjasama dengan PT INKA (Persero) dengan membuka prodi Perkeretaapian, sehingga kedepan dapat menjadi treatmark PT di Indonesia setelah Politeknik Negeri Batam yang membuka prodi perbaikan pesawat.

  • Tentang Penulis

    Eka Wulan

    Reporter RRI Madiun, Kerjaaaa Kerja Kerjaaa !!!!!!! Semuangatttt

  • Tentang Editor

    Eka Wulan

    Reporter RRI Madiun, Kerjaaaa Kerja Kerjaaa !!!!!!! Semuangatttt

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00