• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pesona Indonesia

Ritual Kepok

7 January
10:40 2016
0 Votes (0)

Kali ini, kami ajak Anda berwisata ke provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Manggarai merupakan kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur. Kabupaten ini dihuni oleh orang Manggarai yang dikenal dengen keramahtamahannya. Selain itu, dengan semakin gencarnya Pariwisata di Manggarai, terutama dengan masuknya Komodo sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia membangkitkan semangat orang Manggarai untuk mempertahankan berbagai ritual-ritual yang menunjukkan keramahtamahan mereka. Salah satunya yang terus dilestarikan hingga kini adalah ritual ‘Kepok’ untuk menyambut tamu.

“Kepok”  dalam Bahasa Manggarai berarti “sapaan” merupakan tradisi yang dilakukan untuk menyambut tamu. Sebelum upacara Kepok dimulai, tuan rumah akan mengalungkan kain tenun khas manggarai untuk tamu perempuan dan topi songke bagi tamu laki-laki.

 Setelah acara pengalungan kain tenun selesai, tetua adat membawa kendi atau tawu berisi tuak dan ayam jantan berwarna putih. Masing-masing tamu harus menerima kendi dan meminumnya secara bergiliran. Lalu tuan rumah menyerahkan ayam untuk dipegang dan dipangku oleh setiap tamu juga secara bergiliran. Setelah ritual selesai, para tamu dipersilahkan masuk dan diantar dengan tarian Sanda.

Upacara Kepok merupakantanda ketulusan orang Manggarai menerima tamu yang berkunjung ke wilayah Manggarai. Kendi berisi tuak merupakan simbol bahwa tuan rumah memberi minuman terbaik untuk tamu. Tamu dianggap haus, karena telah datang dari jauh. Sehingga tuan rumah wajib memberi minum. Sementara ayam adalah simbol bahwa tamu yang datang dari jauh ini harus disambut, disapa, dihormati dengan cara dipangku. Namun karena tamu yang datang orang dewasa yang tidak mungkin dipangku digantilah dengan seekor ayam.

Ritual Kepok terus dilestarikan oleh orang manggarai hingga kini. Buktinya,saat kunjungan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri puncak Sail Komodo pada September 2013 lalu, tua-tua adat melaksanakan ritual ‘Kepok’ di Bandar Udara Komodo. Selanjutnya, pada kunjungan Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Widodo di Manggarai Barat pada Desember 2015, juga disambut dengan ritual ‘Kepok’ di Bandara Komodo Labuan Bajo sebelum meresmikan Terminal Penumpang Bandara Komodo. Bahkan, tamu-tamu asing yang melaksanakan kunjungan ke wilayah Pulau Flores Bagian Barat, khususnya kabupaten Manggarai disambut dengan ritual ‘Kepok’. Ritual ini sebagai ungkapan ketulusan orang untuk menerima tamu secara terbuka. Setiap tamu disambut dengan ramah sebagai budaya orang Manggarai.// Dora

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00