• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Waduk Jeulikat Sarat Kepentingan Pribadi, Geuchik Usulkan Pembangunan Waduk Baru Untuk Petani

26 February
23:00 2020
0 Votes (0)

KBRN Lhokseumawe: Guna meningkatkan sumber pendapatan Masyarakat petani miskin, Geuchik Blang Weu Panjoe Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, mendesak Pemerintah untuk memPerjuangkan usulan Pembangunan waduk baru untuk Petani ditengah  musim kemarau yang berimbas pada aktifitas pertanian disejumlah desa, keberadaan waduk dibangun Pemerintah didesa Seunubok Kecamatan Blang Mangat masih tidak berfungsi untuk memenuhi hajat petani turun kesawah, Sementara keberadaan waduk yang ada di Desa Jeuleukat Kecamatan setempat disinyalir telah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi beberapa kalangan, juga dikeluhkan tidak membantu mengatasi kekeringan puluhan hektar lahan sawah disekitar Pemukiman Penduduk.

Nada tegas menyoroti keberadaan waduk tersebut untuk kebutuhan masyarakat petani tersebut dilontarkan Geuchik Blang Weu Panjoe, Aji Usman, ketika diminta menyampaikan Usulan rencana pembangunan pada rapat Musrembang berlangsung di Aula Kecamatan setempat, Rabu siang (26/02/2020).

Menurut Aji Usman, Sebelumnya waduk Jeulikat tersebut berfungsi untuk kebutuhan pengairan areal persawahan rakyat disejumlah Desa, namun kini masyarakat hanya berharap perhatian pemerintah untuk mengabulkan usulan pembangunan waduk yang dapat mengatasi keluhan dan jeritan petani saat dilanda kekeringan.

 “,waduk adalah sumber pendapatan bagi masyarakat, air yang mengalir bukan hanya warga desa setempat saja yang akan menikmati, kalau kita liat dipulau jawa kenap bisa dibangun , mudah2an ini bisa diperjuangkan untuk rakyat, jangan sampai dimanfaatkan untuk kepentingan Ptribadi , seperti waduk jeuleukat yang dulu mengalir kini telah dikuasai oleh wali kota Lhokseumawe,”teriak Aji usman menggunakan Logat Bahasa Aceh.

Keinginan pembangunan waduk sebagai sumber pendapatan masyarakat ditanggapi secara serius oleh Aparatur Kecamatan Blang Mangat Ridha fahmi. selain membenarkan adanya potensi gagal panen akibat kekeringan pada pekan ini, Ridha Fahmi juga mengatakan telah menyampaikan perihal tersebut untuk diperjuangkan melalui Peran Dinas terkait .

"ada usulan usulan yang memang bisa ditampung melalui oleh dinas terkait, artinya kita sudah menerima keluhan masyarakat, dan kami juga akan mencoba menyampaikan hal itu kepada Dinas terkait hingga ada upaya dari Pemerintah Kota " ujarnya. 

lebih lanjut dikatakan Ridha fahmi, dari hasil pantauan dilakukan beberapa hari lalu terdapat ratusan hektar lahan sawah dilanda kekeringan yang tersebar disejumlah Desa dalam wilayah Kecamatan Blang Mangat. (FIK/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00