• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Larang Buang Sampah Warga Blokir Lokasi TPA Sementara

25 February
00:13 2020
0 Votes (0)

KBRN Lhokseumawe: Lokasi (TPA) pembuangan sampah sementara tepatnya dilokasi Blang Rayuek Desa Teumpok Teugoeh Kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe, saban hari selalu didatangi warga yang membawa kantong plastik berisikan sampah untuk dibuang dilokasi itu.  salah seorang warga mengaku sebagai ahli waris pemilik tanah bernama Tgk Zol, tampak sibuk bekerja memagari sekitar 34 x 32 meter lokasi lahan diseputaran lokasi TPS  yang  sudah dipenuhi sampah berserakan,

Dengan raut wajah kesal, ia sempat menghalau warga dengan kalimat larangan buang sampah ditanah kilik keluarganya. Dalam hal ini sebagai ahli waris pemilik tanah ia mendesak Pemerintah (BLHK) agar tidak serta merta memanfaatkan lahan tanah milik keluarga nya sebagai tempat pembuangan sampah.

,” Yang sudah sudah dibuang sekian tahun itu tidak ada permisi, tanpa kompensasi apapun, mereka ndorong sampah ketanah kami,sehinga masyarakat pikir ini lahan pemerintah, jadi Kami tidak terima, sebelumnya kami sudah melapor, kepada kades setempat untuk disampaikan kepada pihak blhk tapi sampai sekarang tidak ada respon apapun,”keluh pemilik tanah dengan wajah kesal

 Ketika dikonfirmasi seputar keluhan pemilik tanah tersebut Kepala BLHK Kota Lhokseumawe Zulkifli mengakui, sebelumnya telah mencoba menyesaikan permasalahan tersebut, namun hingga sejauh ini masih belum terselesaikan karena alasan pemilik tanah yang mendesak ganti rugi untuk seluruh tanah yang ada disekitar Tps,

,’dulunya disitukan rawa, kami sudah tawarkan bayar sekitar 3 meter, tapi mereka tidak bersedia, Kita tidak punya kemampuan membeli semua luas tanah yang tidak terpakai,” ujarKepala BLHK Zulkifli

Sementara anggota DPRK Lhokseumawe Azhari ,menyebutkan, pihaknya telah berusaha mencarikan Solusi untuk menyelesaikan sengketa lahan tanah menuai komplain dari ahli waris pemilik tanah.

,”Sebelumya lokasi itu adalah rawa, tapi ketika sudah tertimbun sampah pihak pemili tanah mengklam dilarang buang sampah disini, Seharusnya(Pemerintah) DLHK  sudah harus merespon sebelum menjadi persoalan dan keluhan warga ,”Sebut Azhari Anggota DPRK Lhokseumawe

Sebagaimana diketahui dilokasi tidak jauh dari perumahan penduduk dengan keluhan bau menyengat di hidung tersebut terdapat Bangunan milik BLHK yang terbengkalai dan tidak berfungsi untuk pengelohan sampah.

sejak 15 tahun lalu dilokasi ini sudah dikenal masyarakat desa sekitar sebagai tempat pembuangan sampah, sehingga tidaklah heran kalau warga sekitar selalu datang membawa kantong plastik berisikan sampah untuk dibuang dilokasi itu.(FIK/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00