• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polres

Akibat Memukul Orang Tua Kandung Mengunakan Martil, Sang Anak Dibekuk Polisi

24 February
23:00 2020
0 Votes (0)

KBRN Lhokseumawe : Ruang Konfrensi Pers di Mapolres Lhokseumawe, Senin siang (24/02/2020) tampak diramaikan wartawan dari berbagai media  yang menanti penjelasan Aparat kepolisian, terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan seorang anak terhadap orang tua kandung sendiri.

Tindakan kriminal terhadap orang tua kandung ini dilakukan tersangka inisial SF (30) salah seorang warga Desa Meunasah Blang, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe pada awal Januari 2020, 

Sambil memperlihatkan barang bukti palu dipergunakan tersangka untuk memukul ayahya, Wakapolres Lhokseumawe Kompol. Ahzan, menjelaskan Bila biasanya kasus kekerasan dalam rumah tangga identik dilakukan para orang tua karena alasan tertentu, namun kekerasan pemukulan oleh tersangka berinisial SF (30) terhadap orang tua kandungnya yang diawali pertengkaran mulut

Didampingi Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang, Wakapolres Kompol Ahzan menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada awal Januari 2020, karena alasan korban tidak memenuhi permintaan upah kerja diinginkan tersangka,

“Jadi tersangka meminta kepada korban agar membayarkan upah kerjanya membuat relif rumah di Panggoi, senilai Rp 2 juta pada korban,” pungkasnya.

Pelaku yang tidak berkutik ketika dihadirkan dalam konfrensi pers mengakui, melakukan tindak kriminal terhadap orang tuanya , karena kesal permintaannya tidak dipenuhi korban.

Sementara menurut pengakuan korban, sebut Kompol Ahzan, ia sengaja tidak memberikan  uang sebagai diminta pelaku, karena dikhawatirkan akan dipergunakan untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu atau daun ganja kering. Setelah itu korban langsung berjalan ke luar rumah ke lokasi parkiran motor.

Tanpa diduga tersangka mengambil palu dan berlari langsung memukul ayahnya di bagian kepala serta dinding paru disebelah kiri, hingga mengalami luka memar dan lembam.

Sementara tersangka berhasil ditangkap satuan reskrim berdasarkan laporan korban setelah tersangka sempat melarikan diri,

" Akibat perbuatan nya tersangka dikenakan pasal 5 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga  yang  terancam hukuman maksimal 10 tahun kurungan  penjara," Jelas Kompol Ahzan yang ikut didampingi Kasat reskrim (FIK/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00