• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polres

KDRT, Seorang Isteri di Aceh Utara Polisikan Suami

19 February
22:21 2020
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon :   Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) S (26) ) warga Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara,  melaporkan (mempolisikan) suaminya  berisial N (32) ke Polres Aceh Utara, atas kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) atau penganiayaan dari suaminya sendiri.

Tersangka N ditangkap aparat satuan reserse kriminal Polres Aceh Utara. Selasa siang (18/2/2020) berdasarkan LP/ 162/ XI/ Res.1.24/ 2019/ Aceh/ ResAut/ SPKT, 6 Desember 2019 dan LO/ 08/ I/ Res.1.24/ 2020/ Aceh/ Res Aut/ SPKT, 31 Januari 2020.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kasat Reskrim AKP Adhitya Pratama menjelaskan, Berdasarkan laporan S, kejadian kekerasan itu terjadi pada 30 November 2019 lalu. Korban yang baru 7 hari melahirkan tiba-tiba diajak pelaku ke rumah mertuanya (orang tua pelaku), karena menolak, pelaku langsung memukuli dan menyeret korban.

“Kejadian yang sama terjadi pada 31 Januari 2020, korban yang sedang menggendong anaknya di rumah tiba-tiba ditendang punggungnya oleh pelaku.  korban bersama anaknya langsung jatuh ke lantai setelah ditendang dan memukuli kepala serta badan korban dengan mengunakan tangannya,  walaupun korban sempat ditarik oleh seorang saksi agar tidak lagi dipukuli oleh suaminya (pelaku),”jelas AKP Adhitya, Rabu (19/2/2020).

Menurut AKP Adhitya, Karena merasa keberatan dengan perbuatan pelaku, Akhirnya korban melaporkan suaminya ke Polres Aceh Utara, sedangkan kasus ini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Aceh Utara.

“Pelaku yang merupakan residivis kasus narkoba berhasil kita tangkap di rumahnya, sudah kita tahan di sel tahanan Polres Aceh Utara, kita juga  turut amankan barang bukti berupa hasil visum korban, atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 44 ayat (1) UU RI No 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Jo Pasal 351 KUHPidana. terancam hukuman 10 tahun penjara," pungkas AKP Adhitya. (FUL/MS).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00