• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DLHK Diminta Atasi Dampak Lingkungan Dilokasi Pembuangan Sampah, Warga Akui Tidak Ada Aturan,

18 February
19:39 2020
0 Votes (0)

KBRN Lhokseumawe : Sejak 15 tahun lalu sampai hari ini, Selasa (18/02/2020), Kawasan Blang Rayeuk diseputaran jalan Desa Teumpok Teungoeh Kacamatan Banda Sakti, lebih dikenal sebagai lokasi tempat pembuangan sampah masyarakat yang juga berasal dari warga sekitar Desa tetangga.

Tidak jauh dari lokasi tersbut terdapat perumahan penduduk dengan keluhan bau sampah membusuk semakin menyengat dihidung, semestinya sampah ini diolah agar tidak berkesan sebagai kawasan kumuh. ,”iya, ini terkesan sebagai kawasan kumuh, kami sebagai masyarakat jadi bandel karena tidak ada aturan, mau tak mau kami bersedia bayar jika ada kutipan retribusi,” begitulah ungkapan seorang IRT asal desa lain yang terpaksa mengantongi sampah untuk dibuang kelokasi tersebut.

Dilokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS) disepuataran jalan desa ini didirikan sebuah gedung milik Pemerintah, namun tidak berfungsi mengatasi persoalan sampah. T.Andirahman warga setempat, menyayangkan jika pengadaan peralatan pengolahan sampah sejak 4 tahun lalu dilokasi tersebut tidak pernah dimanfaatkan.

,’Setahu saya disitu ada bangunan tempat pengelohan sampah, tapi seperti gudang yang tidak berfungsi,dan ini kita harus akui sebagai pr besar BLHK untuk mengatasi Sampah yang mengeluarkan aroma bau menyengat,” Sebut T.Andi rahman.

Meski membantah dugaan tidak pernah dapat difungsikan karena alasan peralatan telah raib sejak 4 tahun lalu, Kepala Blhk Lhokseumawe.Zulkiflfli, juga mengakui sebagian peralatan yang telah diselamatakan pihaknya .

,”Gak raib semua, yang raib itu Cuma satu yaitu mesin pencacah Plastik, yang lain masih utuh kita selamatkan, nanti akan kita tempatkan orang untuk menjaga, Aku Zulkifli Kepala DLHK

Selain berdampak pencemaran lingkungan, tumpukan membusuk dibiarkan terbengkalai membusuk, juga dikhawatirkan beresiko pada hewan ternak yg mengkonsumsi sampah.

Menanggapi keluhan sampah menganggu indera penciuman masyarakat sekitar, Anggota DPRK Azhari yang pernah melakukan peninjauaan bersama Faisal M. Sc praktisi lingkungan lulusan Pascasarjana UGM Yogya beberapa waktu lalu, memberikan dukungan kepada pemerintah mencarikan solusi penyelesaian persoalan sampah dikota lhokseumawe.  Tentunya diPerlukan kesadaran masyarakat untuk meminimalisir lingkungan yang bersih dan sehat .

,”Kalau kita lihat  kondisi lapangan, Argumen disampaikan masyarakat DLHK tidak punya Progam, tidak punya Strategi atasi sampah  itu sah sah saja, tapi untuk itu DLHK harus Proaktif menanggapi persoalan yang menuai keluhan masyarakat setempat,”Ujar Azhari Anggota DPRK Lhokseumawe.

 Sebelumnya guna mencarikan solusi penanggulangan sampah, Anggota DPRK Azhari, juga mengakui sudah melakukan pembahasan dalam silaturhami bersama Wakil Walikota. Diantaranya disebutkan terkait pembentukan tim pengolahan sampah. sebagai energi terbarukan,Sebut Anngota DPRK Azhari. (FIK/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00