• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polres

Revitalisasi Pasar Geudong, Polisi Himbau Pedagang Kosongkan Area

17 February
15:15 2020
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Samudera, Aceh Utara, Senin (17/2/2020), mengimbau kepada seluruh pedagang di Pasar Inpres Geudong, Kecamatan setempat, untuk segera mengosongkan area pasar tersebut, karena Perusahaan Daerah Bina Usaha (PDBU) Aceh Utara, akan segera merevitalisasi pasar itu.

Himbaun tersebut disampaikan Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui kepolsek Samudera, AKP Erphansyah, dengan mengunakan Toa, Namun Sejumlah pedagang masih tetap  bertahan dan menolak untuk direlokasikan ke tempat lain.

“Kami hanya menghimbau dan mengajak para pedagang untuk mau direlokasi dan meminta memindahkan barang dagangan kelokasi yang sudah disediakan pemerintah setempat yang tidak jauh dari lokasi pasar tersebut,”kata  AKP Erphansyah, Senin (17/2/2020).

AKP Erpansyah melalui mobil pengeras suara juga meminta kepada pedagang untuk tidak terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, karena jauh-jauh hari  pihak PDBU sudah menyuruti pedagang untuk mengosongkan area kerana akan dilakukan pembongkaran.

“Pemerintah Aceh Utara melalui Perusahan Daerah Bina Usaha, akan segera revitalisasi atau menatanya pasar inpres Geudong, agar lebih bagus," terang Kapolsek.

Seperti diketahui, Perusahaan Daerah Bina Usaha (PDBU) Aceh Utara, akan merevitalisasi 70 pintu toko Pasar Inpres Geudong yang dibangun pada tahun 1990  yang hak guna pakainya sekitar 20 tahun dan sudah habis masa BOT masih dipakai oleh sejumlah pedagang.

Sementara akhir 2019 lalu, PDBU telah menyurati pedagang untuk segera pindah, karena sejumlah puluhan unit kios segera dibongkar, Namun sejumlah pedagang menolak untuk direlokasi dan pembongkaran,  karena sedang proses gugatan mediasi di Pengadilan Negeri (PN) Lhoksukon,  mereka tidak akan pindah sebelum ada putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (Incrah). (FUL/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00