• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kasatpol PP-WH Lhokseumawe : Banyak Temuan Pelanggaran Syariat Islam, Dibanding Warga Merayakan Valentine Day

14 February
16:44 2020
0 Votes (0)

KBRN Lhokseumawe: Dari pantauan Polisi Wilayatul Hisbah, disini diwilayah kota Lhokseumawe tidak ada Masyarakat yang merayakan Hari Valentine Day hari ini. Demikian penegasan Kepala Satuan Polisi (WH) Wilayatul Hisbah Kota  Lhokseumawe, Irsyadi,  ketika dijumpai dikantornya, jumat(14/02/2020).

Meski tidak ada ditemui aktifitas Masyarakat Merayakan hari Valentine Day hari ini, Satuan tugas  Polisi Wilayatul Hissbah  tetap mengerahkan petugas untuk melakukan Patroli rutin.
 

Seusai Intruksi Walikota juga merujuk pada Undang undang Qanun Syariat Islam di Aceh (NAD), satuan tugas PolISI WH diakui Irsyadi telah melakukan evaluasi dan peningkatan Patroli melalui pembagian 3 tim  Patroli yang berlangsung hingga pagi hari. 

Dari sejumlah rangkaian patroli rutin digelar pihaknya, sejauh ini ditemukan sejumlah kasus pelanggaran, Seperti masih adanya sejumlah pelanggaran ditempat hiburan kafe dan temuan pelanggaran berat. 

,”ya,, semakin kita melakukan pengawasan lapangan semakin banyak ditemukan pelanggaran,  pada umumnya  adalah perbuatan khalwat atau mesum " Terang Irsyadi Kasatpol WH. 

Adapun temuan pelaku pelanggaran Syariat islam yakni khalwat ataupun mengarah pada perbuatan mesum mereka dikembalikan kepada pihak keluarga guna dilakukan pembinaan.Sementara kata gori pelanggaran berat mengarah pada pelanggaran hukum ditindak lanjuti melalui pelimpahan kepada pihak terkait guna dilakukan proses sesuai hukum berlaku.

Selain terus mengencarkan kegiatan Patroli rutin dalam tiga tahapan hingga menjelang pagi hari di fokuskan dilokasi tempat keramaian dan hiburan juga lokasi objek wisata, kepala satuan wh,  Irsyadi juga meminta dukungan masyarakat guna memciptakan suasana pelaksanaan Syariat islam secara baik diwilayah Kota Lhokseumawe. Menurut penegakan syariat islam menjadi tanggung jawab pihak dan semua eleman masyarakat.(FIK/MS) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00