• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pemkab Aceh Utara Serukan Larangan Merayakan Valentine Day

13 February
20:42 2020
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, melarang tegas perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day yang selama ini diperingati oleh kalangan anak muda pada 14 Februari setiap tahunnya. 

Larangan itu berdasarkan surat himbauan yang dikeluarkan dan ditandatangai oleh kepala Dinas Syariat Islam, M. Indris, SE,  dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Fuad Mukhtar S.sos,. M.S.M. pada  11 Februari 2020.

Kepala Satpol PP-WH Aceh Utara, Fuad Mukhtar melalui Ketua WH, Jailani kepada RRI mengatakan, larangan perayakan Valentine Day sudah diatur dalam qanun karena tidak sesuai dengan budaya masyarakat Aceh dan ajaran agama Islam .

“Larangan itu berdasarkan undang-undang nomor 44 tahun 1999 tentang penyelenggaran Propinsi Daerah Istimewa Aceh,  qanun Aceh  nomor 11 tahun 2002 tentang  aqidah, ibadah dan syiar islam.” terang Jailani, Kamis (13/2/2020).

Dikatakan, selain itu juga melanggar qanun nomor 8 tahun 2014 tentang Pokok-pokok Syari’at Islam, maka Perayaan Valentine Day dilarang di Aceh Utara, karena bukan budaya Aceh dan bertentangan dengan Syari’at Islam.

“Surat seruan maupun himbauan itu sudah kita edarkan kepada para camat di 27 kecamatan di Aceh Utara, untuk diteruskan kepada Geuchik (Kepala Desa), selain itu kepada pemilik hotel, restoran dan kafe juga diimbau untuk tidak menyediakan tempat untuk berlangsungnya perayaan tesebut.”kata Jailani.

Menurut, sambil petugas dari Satpol PP dan WH melakukan pengawasan terkait himbauan ini, pihaknya juga memberikan surat seruan itu kepada masyarakat, untuk tidak merayakan valentine day, jika kedapatan akan diberikan sanksi sesuai qanun yang berlaku.

“Maka  kami mengimbau kepada masyarakat khususnya kepada generasi melenial, untuk tidak merayakan Valentine Day, karena bertentangan dengan syariat Islam dan budaya Aceh, maupun tidak sesuai dengan adat-istiadat yang berlaku di Aceh, “pungkasnya. (FUL/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00