• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

DPRK Minta Disperindagkop Data Kembali Aset Daerah Di Tanah Jambo Aye

24 January
18:53 2020
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Komisi III DPRK Aceh Utara meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DisperindagAceh Utara, untuk mendata kembali aset daerah yang ada di kecamatan jambo Aye, kabupaten setempat, berupa pasar ikan, kios dan toko, yang selama ini terkesan tidak dikelola secara optimal untuk mendongkrak penambahan PAD Aceh Utara. 

Sekretaris komisi III, Jufri Sulaiman, S.Sos, M.A.P menyebutkan saat melakukan kunjungan kerja telah melihat langsung aset Aceh Utara di Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang selama ini berada dibawah Disperindagkop Kabupaten setempat

“Kita dapatkan di lokasi pedagang sayur dan kios-kios, tidak semuanya ditempati oleh mereka yang namanya tercatat dalam data yang disampaikan kepada kita oleh dinas terkait, namun dialihkan kepada pihak lain dan pada saat pengalihan kepemilikan lapak ini tidak diketahui oleh dinas terkait.”terang Jufri Suliman, Sabtu (24/1/2020). 

Komisi III DPRK Aceh Utara sudah meminta kepada kadis Perindagkop untuk bisa ditertibkan jangan ada lagi orang buka kios di dalam kios, yang artinya kalau ada kios yang sebelumnya di serahkan kepada salah seorang pedagang lain harus segera melakukan pendataan untuk bisa dialih fungsikan kepada pedagang lain. 

“Kalau ada kios yang sudah lama tutup itupun harus di ambil kembali oleh dinas terkait supaya bisa dimanfaatkan oleh pedagang lain dan kedepan Ketua Komisi III, Razali Abu sudah membuat rencana kerja untuk turun ke seluruh pasar yang ada di Aceh Utara untuk melihat permasalahan di lapangan berkaitan dengan minimnya PAD yang masuk ke kas daerah.” terangnya.

Disisi lain Komisi III DPRK melihat sangat miris ketika melihat kondisi pasar ikan di ibukota kecamatan Tanah Jambo Aye, tiang-tiang beton pasar ikan sudah terbelah dua akibat gempa dan pondasi sudah tergerus yang berhadapan langsung dengan bibir sungai.

“Kalau terjadi gempa akan ambruk dan saat ini para pedagang tidak berani berjualan ikan disejumlah meja, ini tentu perlu perhatian serius dari instansi terkait karena kalau para pedagang tidak menempati pasar itu akan berimbas langsung tidak adanya restribusi ke daerah,”pungkasnya,

Sementara saat kunjungan kerja tersebut selain dihadiri Sekretaris Komisi III Jufri Sulaiman, S.Sos, M.A.P, juga dihadiri wakil ketua komisi III, Mulyadi A.md wakil, anggota, Mulyadi Ch, Azhari Manan Anggota, H. Jirwani, H. Nurdin, Kadisperindagkop Fadli dan Kabid pasar Maiyusri serta sekcam Tanah Jambo Aye.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00