• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kemendes PDT Hentikan Penyaluran DD 56 Desa, Aceh Utara Aman

23 January
17:12 2020
1 Votes (5)

KBRN, Lhokseumawe: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) RI, menghentikan penyaluran Dana Desa (DD) Tahun 2020 kepada 56 Desa yang cacat hukum karena melanggar peraturan pembentukan Desa atau Desa Fiktif.

Jumlahnya mencapai Rp 72 Triliun dengan rata-rata per desa memperoleh sebesar Rp 960 juta.

Selain itu, penyaluran Dana DD tahun ini, juga mengalami beberapa perubahan sistem atau tidak sama dengan sistem yang dipakai tahun 2019 lalu. 

Mekanisme penyaluran tahun ini, dibagi ke dalam tiga tahap dengan komposisi yaitu 40% (tahap I), 40% (tahap II) dan 20% (tahap III). Hal ini merupakan kebalikan dari tahun sebelumnya, yakni 20% (tahap I), 40% (tahap II), 40% (tahap III).

Sesuai Instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pencairan DD tahap I (satu) harus terserap 40% pada bulan Januari ini. Tahap satu tersebut harus dicairkan paling cepat Januari dan paling lambat Juni.

Sementara penyaluran tahap II (Dua) juga harus terserap 40% yakni paling cepat bulan Maret dan paling lambat Agustus. Sedangkan tahap III (tiga) dilakukan pertengahan tahun atau sekitar bulan Juli.

Perubahan selanjutnya adalah Dana Desa tidak lagi disalurkan ke rekening Pemerintah Daerah (Pemda). Akan tetapi Dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ditransfer ke rekening desa masing - masing.

Menurut Informasi yang diperoleh RRI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah mengirimkan Surat Edaran (SE) kepada Pemda untuk percepatan pemenuhan penyaluran dana DD tahap I tahun 2020.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampoeng (DPMG) yang dikonformasi RRI, Kamis (23/01/2020) mengenai percepatan penyaluran Dana Desa tahap I tersebut, mengatakan, sedang berusaha sekuat tenaga dalam mengejar dan mempersiapkan agar dana desa sebesar yang di instruksikan Presiden bersama Kemendes PDT tersebut bisa cair di bulan Januari ini.

"Kita sedang berusaha sekuat tenaga agar bisa cair secepatnya. Tapi memang ada kendala sedikit karena banyak perubahan baru terhadap pola penyalurannya", ungkap Fakhrurrazi.

Fakhrurrazi juga memastikan bahwa tidak ada Desa di Kabupaten Aceh Utara, yang masuk dalam daftar penghentian penyaluran dana desa tahun 2020.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00