• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Curiga Jadi Korban Human Trafficking di Malaysia, Ayah Safridawati Melapor Ke Polda Aceh

17 January
22:04 2020
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon: Darmawati (33) tak sanggup menyembunyikan kesedihannya ketika menceritakan nasib yang dialami kakak kandungnya atas nama Safridawati, yang sudah 5 tahun tidak ada kabar setelah pamit kepada orang tuanya pergi ke merantau ke Negeri Jiran, Malaysia sejak tahun 2015 silam.

Selain Darmawati, wajah sedih juga tampak di wajah ke dua orang tuanya Nurdin Abdullah (70) dan Zulmar (60). Ketika ditanya RRI, di kediamannya Gampong Krueng Lingka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Nurdin dan Zulmar tidak lancar berbahasa Indonesia, sehingga mereka mempercayakan penjelasan apa yang dialami salah satu anaknya itu di Malaysia, kepada Darmawati juga salah satu putrinya.

Kakak kandungnya Safridawati adalah anak ke-5 dari 9 bersaudara. "Saat ke Malaysia kakak masih gadis. Semenjak pergi hanya dua kali memberi kabar ke kampung halaman. Setelah itu, sampai sekarang gak ada kabar lagi", terang Darmawati, kepada RRI, Jum'at (17/01/2020).

Kakaknya itu berangkat ke Malaysia bersama dengan seorang tetangganya yang bernama Meutia dan akrab disapa dengan panggilan Kak Tia. "Pertamanya ayah saya tidak kasih kakak ke Malaysia. Tapi, karena dibujuk dan diminta berulang kali oleh Kak Tia, akhirnya ayah izinkan", sambungnya.

Selanjutnya, Safridawati membuat paspor lalu berangkat ke Medan. Setahu Darmawati, kakaknya itu berangkat naik kapal laut bukan pesawat. Tetapi tidak diketahuinya dari pelabuhan mana. Yang ia tahu, Safridawati berangkat dari rumah naik bus menuju ke Medan bersama Mutia.

Awal-awal keberangkatan, Safridawati sempat memberi kabar ke rumah hanya dua kali. Setelahnya sampai sekarang tidak ada lagi kabar. 

Pihak keluarga saat ini sudah melaporkan hal tersebut ke Mapolda Aceh di Banda Aceh. Hal itu diakui langsung oleh Nurdin Abdullah, ayah kandung korban kepada RRI. 

"Saya ke Polda pada hari Sabtu, 11 Januari", sebut Nurdin. 

Dirinya mencurigai jika anaknya Safridawati telah menjadi korban perdagangan manusia (Human Traffcking) di Malaysia. Sehingga ia terpaksa melaporkan hal tersebut ke Polda Aceh. 

Selain ke Polda, pihak keluarga juga sudah memberi tahu kepada Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman (Haji Uma). Dia berharap pihak terkait dapat mencari tahu kebenaran terhadap keberadaan Safridawati saat ini.

(Ket. Foto: Safridawati, Acehtrend.com) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00