• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

Mahasiswa STIA Nasional Lhokseumawe KPM Ke Tanah Pasir

17 January
17:51 2020
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Sebanyak 96 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe akan melaksanakan kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)  di Kecamatan Tanah Pasir  Kabupaten Aceh Utara selama dua bulan kedepan.

Serahterima puluhan mahasiswa KPM angkatan XV, di Aula Kantor Camat Tanah Pasir, dilakukan langsung Wakil Ketua I Bidang Akademik dan kemahasiswaan STIA Nasional, Hadi Iskandar, S.H.,M.H,  yang diterima oleh Camat Tanah Pasir T Nadirsyah, turut dihadiri, asisten III Bupati Aceh Utara Drs Adami, Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf Agung Sukoco, dan Ketua Yayasan Amanat Bangsa Drs Anwar, serta muspika setempat. Jum’at (17/1/2020) petang.

Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Hadi Iskandar menyampaikan mahasiswa KPM ini merupakan amanah UU No 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi rangkaian yang harus ditempuh oleh mahasiswa sebelum memperoleh gelar kesarjanaan.

“Mahasiswa KPM angkatan XV, diikuti 96 mahasiwa terdiri dari 64 orang laki-laki dan 32 orang perempuan dibagi delapan kelompok yang akan di tempatkan pada delapan gampong dalam Kecamatan Tanah Pasir, yaitu Gampong Alue, Me Matang Panyang, Blang, Paloh, Keude Matang Panyang, Pande dan Gampong Kuala Keureto Barat serta masing-masing didampingi 1 orang suverfesor,”kata Hadi Iskandar, dalam kata sambutannya.

Disebutkan Hadi Iskandar yang merupakan Ketua KPM XV, panitia menekankan empat pilar sesuai dengan disiplin ilmu bidang keahlian mahasiswa, yaitu Ilmu Administasi Negara berkaitan denganperbaikan administrasi, Penataan Struktur Organisasi Gampong dan Kepemudahan, Pengembangan Sumber Daya Manusia  berkaitan dengan Pelatihan Apartur tentang Tata Cara Pembentukan Qanun Gampong, Sosialisasi UU Desa No 6 tahun 2014 dan Implementasinya.

“Selain itu berkaitan dengan kegiatan sosial, Pendidikan, Penguatan, Pemantapan Peran dan fungsi aparatur gampong dan penataan aset gampong untuk membantu pemerintah dalam Penataan Gampong Teladan,”terangnya.

Ditambahkan mahasiswa KPM ini tidak diwajibkan untuk menginap selama dua bulan penuh di lokasi pelaksanaan KPM. Tetapi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa hanya pada hari sabtu dan hari minggu sejak pagi hingga sore hari, karena mahasiswa KPM kebanyakan mahasiswa yang sudah berkeluarga dan bekerja disejumlah sektor pemerintah dan swasta/BUMN. 

“Kita berharap agar para mahasiswa dapat memanfaatkan waktu tersebut dengan maksimal dan melakukan kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi pemerintahan gampong dan masyarakat sehingga selama pelaksanaan KPM dapat terealisasikan.”harapnya

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00