• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polres

3 Pelaku Begal Usia Remaja Dibekuk Satreskrim Polres Lhokseumawe

14 November
22:46 2019
0 Votes (0)

KBRN Lhokseumawe: Melakukan tindak pidana  pemerasan dengan cara kekekerasan, 3 remaja usia pelajar asal desa kandang kecamatan Muasra Dua Kota Lhokseumawe, harus berurusan dengan aparat kepolisian. Ketiganya sama sekali tidak berkutik ketika dihadirkan dalam konfrensi pers berlansung di Mapolres Lhokseumawe kamis, (14/11/2019).

Kapolres Lhokseumawe melalui kasat Reskrim Reskrim AKP Indra T Herlambang mengatakan tindak pemerasan dengan kekerasan pelaku begal ini berhasil terungkap berdasarkan keterangan korban  yang melaporkan aksi pemerasan dialaminya pada  awal bulan november lalu.Diantaranya korban terpaksa menyerahkan uang sebesar Rp 500.000 karena dipukuli oleh kawanan pelaku  yang selalu beraksi bertiga

,”Ketiga pelaku pemerasan inisial AE , MSP dan MK.  warga Desa Meunasah Blang Kandang, Kecamatan Muara Dua yang masih berusia 16 tahun dan berstatus sebagai pelajar ini meraka  termasuk  kelompok begal sadis  yang tidak segan segan menganiaya korban dalam melancarkan aksi perampasan,”Terang Akp Indra T Herlambang.

Lebih lanjut sesuai  laporan dari sejumlah korban., ketiga pelaku selalu melmilih lokasi aksi di Jalan Medan - Banda Aceh, di kawasan Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, sekitar pukul 23:00 WIB. Selain itu, pelaku juga pernah melakukan aksinya sebanyak dua kali di SPBU depan Hotel Lindo Graha, Desa Uteunkoet. Kemudian, di daerah Desa Paya Peuteut, Kecamatan Muara Dua. “

Adapaun modus mereka gunakan dengan cara memepet kendaraan korban dan menghentikannya. Para pelaku lalu meminta uang sambil memukul. Bahkan, mereka mengancam korban akan ditikam jika tak diberikan uang.

 sementara aksi mereka  yang sempat meresahkan kini bukan lagi sebagai persoalan  yang mengancam korban akan tetapi Mereka sudah tidak berkutik sejak ditangkap petugas di rumah masing-masing dengan barang bukti satu sepeda motor yang diduga milik tersangka.

salah satu dari mereka inisial MK, mengakui hasil rampasan korban mereka pergunakan untuk bermain futsal. (FIK/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00