• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Video Pengusiran Warga: Kapolres Aceh Utara Minta Masyarakat Tenang dan Tetap Beraktivitas

19 September
19:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Aparat Kepolisian Resort (Polres) Aceh Utara akan menyelidiki asal usul video maklumat pengusiran warga yang bukan asli Aceh keluar dari tanah Rencong beredar pada Kamis (19/9/2019) melalui WhatsApp group dan media social, video tersebut sengaja dibuat untu merusak perdamaian di Aceh. 

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin saat dikonfirmasi RRI mengaku sudah mendapatkan informasi soal video tersebut, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat luar Aceh dan masyarakat Aceh yang tinggal di Aceh Utara, untuk tidak terpegaruh dan takut  dengan beredarnya video tersebut, karena video itu sengaja dibuat oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk merusakkan perdamaian Aceh.

“Selama ini di wilayah hukum Polres Aceh Utara, masyarakat masih melaksanakan aktifitas sehari- harinya dengan perasaan tenang dan nyaman, artinya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) masih aman terkendali,”kata AKBP Ian Rizkian, Kamis (19/9/2019).

Seperti diketahui dalam video berdurasi 5 menit tersebut enam pria yang menamakan diri ‘Pembebasan Kemerdekaan Aceh Darussalam/Aceh Merdeka, lima di antaranya menggunakan sebo dan satu orang berdiri dengan wajah terlihat membuat video di dalam sebuah ruangan tertutup yang belum diketahui lokasinya.

Sementara dalam video tersebut kelompok orang itu meminta warga yang bukan masyarakat Aceh untuk keluar dulu dari Tanah Rencong. Hal ini, katanya, mereka ingin menyelesaikan persoalan Aceh. selain  itu mereka juga memberi batas waktu untuk keluar dari Aceh maksimal 4 Desember mendatang. Sang pembicara memperbolehkan warga luar Aceh kembali setelah persoalan Aceh selesai. (FUL/DY) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00