• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polres

Pasutri Tega Rantai Anak Karena Tidak Bawa Pulang Uang Hasil Mengemis

19 September
17:57 2019
0 Votes (0)

KBRN Lhokseumawe: Hanya Karena tidak membawa pulang hasil mengemis, Sepasang Pasutri Warga Desa Tempok Teungoeh Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe tega melakukan Penganiyaan dan kekerasan dengan cara di pukul dan rantai pada bagian kaki Anaknya  yang masih berusia 9 tahun.

Perlakuan kekerasan kedua terduga inisial uli (ibu kandung korban) dan Mis  (ayah tiri korban) terungkap dari laporan warga sekitar yang sering melihat pelaku memperlakukan  anaknya secara tidak wajar. Yakni mengurung dan Merantai Anaknya karena tidak Membawa Uang Hasil Mengemis. 

Berdasarkan laporan adanya penganiyaan terhadap anak dilakukan kedua orang tuanya dengan cara di rantai Anggota piket Polsek Banda Sakti mendatangi TKP dan menemukan kondisi korban yang masih dirantai di rumah kontrakannya diDesa Tumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe (Rabu/18/09/2019).

Meski kedua pelaku Menyangkal, Namun Korban Mengakui Sering Dipukul dan dirantai Karena Tidak Membawa Pulag Hasil Mengemis.

,"dipukul karena tidak bawa pulang uang, saya disuruh cari sedekah,"akui Maulindar Syaputra ketika ditanya Babinsa

Setelah sempat diamankan di Mapolsek Banda Sakti, korban penganiayaan bernama Maulindar Syaputra usia  9 tahun, bersama kedua orang tuanya telah dilimpahkan ke Mapolres bagian Unit PPA guna pemeriksaan lebih lanjut. sementara Unit PPA Satreskrim Polres Lhokseumawe belum bisa memberikan keterangan karena masih melakukan Gelar Perkara pemeriksaan kedua terduga pelaku penganiayaan anak.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00