• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya & Wisata

Pencinta Lingkungan Hibahkan 1000 Bibit Pohon Kelapa Untuk Mesjid

31 August
21:26 2019
0 Votes (0)

KBRN Lhokseumawe:: Mari kita menanam, kalau bukan kita siapa lagi yang akan menanam, kalau bukan sekarang kapan lagi kita menanam, banyak hal bisa dilakukan untuk Pelestarian lingkungan hidup dan mencegah kerusakan alam. Nada mengajak menanam seribu pohon tersebut dilontarkan, Zulfikar Warga Desa Blang Weu Baroh Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

Pria berusia 40 tahun yang mengaku lususan ITB ketika ditemui Tim Liputan sebagai penangkar benih tanaman didesa tersebut, Sabtu (31/08/2019), Zulfikar banyak berbicara tentang gagasan dan konsep penghijauan melalui penamanan pohon produktif, bukan sebaliknya menanam pohon tidak menguntungkan, yakni penanaman Pohon kelapa dan tanaman Produktif pohon Pinang.

Disisi lain ia mengatakan jangan memperbaiki alam baru dengan merusak alam lama seperti contoh penanggulangan tanggul pemecah ombak menggunakan material batu gunung dipesisir pantai yang berdampak buruk pada kerusakan lingkungan alam digunung.

Padahal dengn biaya yang lebih murah, tanpa merusak lingkungan lainnya, penanaman pohon kelapa juga berfungsi untuk Pencegahan Abrasi pantai. Demikian juga konsep pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon produktif Pinang yang menguntungkan Masyarakat. 

” Bebicara tentang lingkungan,saya punya konsep,misalnya kita liat penanggulangan abrasi itu semua menggunakan batu gunung, memang diakui memang menghabat, tapi merusak lingkungan lama sehingga akan muncul banjir,ayo berfikir positif saya rasa penanaman pohon kelapa itu lebih murah.” Imbuhnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap Pelestarian lingkungan hidup, penangkar benih tanaman ini telah mempersiapkan seribu bibit tanaman Produktif, Pohon kelapa dan pohon Pinang yang akan diwakafkan ke Mesjid mesjid yang memiliki lahan kosong.

”Mungkin Kalo diperlukan untuk itu pengurus Mesjid boleh hubungi saya, secara pribadi saya akan hibbahkan pohon kelapa untuk ditanam areal lahan kosong disetiap Mesjid, Sebenarnya itu untuk mengajak ayo kita lakukan penghijauan,Kalau bukan sekarang kapan lalgi dan kalu bukan kita siapa lagi yang akan menaman,”Tutur Zulfikar

Sosok penggiat lingkungan hidup Zulfikar yang sehari hari menempatkan diri sebagai penangkar benih tanaman ini, diakui ketua LSM Sahara M.Dahlan banyak memberikan Inspirasi kepada masyarakat untuk mencapai tujuan Penghijauan yang diartikan sebagai kegiatan penanaman pohon pada lahan kosong di luar kawasan hutan. 

Sebagai Aktifis Lingkungan  M.dahlan menilai Pelestarian lingkungan hidup Lahan hijau semakin sulit ditemukan, hampir sebagian besar lahan telah beralih fungsi dan jarang menjumpai tanah lapang dengan pohon-pohon yang tinggi. (FIK/MS)

00:00:00 / 00:00:00