• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya & Wisata

Hari Pertama Penerapan Wajib Bahasa Aceh Di Kota Lhokseumawe

30 August
11:52 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : Penerapan wajib berbahasa Aceh dilingkungan Pemerintah dan Sekolah Kota Lhokseumawe hari ini Jum’at (30/08/19) mulai diterapkan, hal itu sesuai dengan surat edaran Nomor : 050/339/2019 Tentang Penggunaan Bahasa Aceh Dilingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Efendi saat diwawancarai RRI Jum’at (30/08/19) melalui telfon genggamnya menjelaskan setiap pertanyaan menggunakan bahasa Aceh, bahwa sesuai dengan surat edaran yang telah diterima hari ini proses belajar mengajar dan juga perbincangan di sekolah SD Negeri 1 mulai menerapkan bahasa Aceh termasuk juga kepada anak murid.

Ka, jadi padup uroe kaulikot na surat edaran yang secara resmi kaleu geujok bak tanyoe, geusampaikan secara tulis bahwasannya tip uroe Jum’at geyue komunikasikan dalm bentuk bahasa Aceh lam bentuk apapun termasuk mungkin surat menyurat. (udah, jadi beberapa hari yang lalu ada surat edaran yang secara resmi udah diserahkan kepada kami, disampaikan secara tulis bahwasanya setiao hari Jum’at disuruh komunikasikan dalam betuk bahasa Aceh dalam bentuk apapun termasuk mungkin surat menyurat)”, jelas Efendi Kepsek SDN 1 Banda Sakti Lhokseumawe.

Kemudian aneuk mit-aneuk mit aaaahh tanyoe peugah keu aneuk mit bahwasan jih mulai dari pembelajaran gure belajar lam lokal, kemudian komunikasi sesama gure tetap ngeon bahasa Aceh. (Kemudian anak-anak murid aaaahh kita sampaikan kepada anak murid bahwasannya mulai dari pembelajaran guru belajar dalam loka, kemudian komunikasi sesama guru tetap dengan bahasa Aceh)”, tambahnya.     

Lebih lanjut diungkapkan Efendi kebijakan Walikota Lhokseumawe yang telah mewajibkan bahasa Aceh setiap hari jumat sangat tepat guna menguatkan dan melestarikan nilai-nilai budaya Aceh khususnya dalam penggunaan bahasa Aceh yang semakin hari semakin berkurang akibat pengaruh arus globalisasi.

Digambarkan oleh Kepala Sekolah SDN 1 Banda Sakti Kota Lhokseumawe Efendi tegur dan sapa pada saat bertemu antara guru dan murid, guru dengan guru, serta murid dengan murid telah menggunakan bahasa Aceh, meskipun diakuinya ada sedikit kecanggungan karena penerapan yang baru dihari pertama.

Dan diperkirakan nantinya diminggu kedua hari Jum’at penggunaan bahasa Aceh sudah mulai terbiasa, lantaran bahasa Aceh merupakan bahasa sehari hari orang Aceh sejak dimasa lalu. (DY) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00