• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya & Wisata

Penulis Buku Bahasa Indatu Aceh, Dukung Wajib Berbahasa Aceh Setiap Hari Jum'at

28 August
15:57 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : Penulis buku Bahasa Indatu Nenek Moyang Ureueng Aceh, Hamdani Mulya mendukung sepenuhnya edaran Wali Kota Lhokseumawe tentang wajibnya berbahasa Aceh setiap hari Jum'at di jajaran pemerintahan Kota Lhokseumawe.

Hamdani Mulya penulis buku bahasa Aceh dan juga salah seorang guru di sebuah SMA di Kota Lhokseumawe mengatakan itu merupakan program yang bagus dalam upaya melestarikan bahasa Aceh sebagai salah satu ragam corak bahasa yang ada di nusantara dan dunia. Agar bahasa Aceh tidak punah seiring perkembangan zaman.

Untuk diketahui, beberapa hari yang lalu Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya menandatangani surat edaran wajib penggunaan bahasa Aceh setiap hari Jumat di lingkungan kantor pemerintah dan sekolah. Surat itu telah diedarkan ke seluruh instansi pemerintah dan sekolah.

Menanggapi pernyataan Walikota Lhokseumawe tersebut di beberapa media, Hamdani Mulya sangat mendukung surat edaran tersebut.

"Saya sebagai penulis buku bahasa Aceh, sangat mendukung agar bahasa Aceh tetap lestari." Ungkap Hamdani Rabu (28/08/19).

Hamdani lebih lanjut mengatakan bahwa bahasa Aceh merupakan aset kekayaan budaya nasional, serupa bahasa Indonesia yang mampu mempersatukan nusantara, bahasa Aceh pun memiliki peranan yang sama, mampu mempersatukan tatanan masyarakat Aceh yang harmonis.

"Suatu yang sangat disayangkan jika ada dikalangan anak-anak Aceh masa kini yang tidak mahir berbahasa ibu," sambung Hamdani kepada RRI.

Hamdani menawarkan sebuah buku yang ditulisnya berjudul Bahasa Indatu Nenek Moyang Ureueng Aceh sebagai referensi untuk perkantoran, sekolah, kampus, dan sebagai penerjemah bahasa Aceh-Indonesia bagi tamu yang berkunjung ke Aceh, karena buku ini dilengkapi kamus Aceh-Indonesia dan kamus Indonesia-Aceh. Sebagai buku penerjemah, penuntun berbahasa Aceh.(Nas/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00