• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Seorang Warga Lhokseumawe Kecewa Tidak Bisa Mendaftarkan Anaknya Menjadi Peserta BPJS Kesehatan

23 August
16:56 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : Seorang masyarakat di Kota Lhokseumawe merasa kecewa lantaran tak bisa mendaftarkan anaknya yang nomor empat menjadi peserta BPJS Kesehatan karena tidak memiliki nomor rekening bank konfesional.

Pengakuan tersebut disampaikan Dr. Yusrizal Jum’at (23/08/19) kepada RRI), dijelaskan Yusrizal ia hanya memiliki rekening bank syariat sebagai syarat untuk mendaftarkan anaknya menjadi peserta BPJS namun pihak BPJS Kesehatan Lhokseumawe menolak syarat tersebut karena tidak sesuai dengan aturan yang berlaku di BPJS Kesehatan.

“Saat saya mau mendaftarkan anak saya yang ke empat secara jalur mandiri tidak diterima oleh pihak BPJS Kesehatan Lhokseumawe, karena tidak memiliki foto copy nomor rekening bank konfensional”, ungkap Dr. Yusrizal.

“Padahalkan di Aceh sudah diberlakukan Qanun No 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariat, dan itu artinya nomor rekening bank syariat legal dan sah”, tambahnya.

Menurut Dr. Yusrizal aturan yang dipegang oleh pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menyulitkan masyarakat yang hendak mendaftar menjadi peserta BPJS sebab harus memiliki rekening bank konfensional.

“Yang saya kecewakan, mengapa rekening bank syariat tidak bisa digunakan sebagai syarat administrasi padahal aturan keuangan syariat sudah ada”, keluhnya.

Sementara saat dikonfirmasi oleh RRI diruang kerjanya Kepala Bidang Kepesertaan dan Peserta BPJS Kesehatan Lhokseumawe M. Taufiq menjelaskan secara aturan yang berlaku setiap masyarakat yang hendak mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS saat ini masih harus menggunakan nomor rekening bank konfensional.

“Sejauh ini  kita masih menggunakan auto debet untuk iuran PNS atau ASN, bank plat merah yang ada link di kami yaitu  bank BRI, bank Mandiri, bank BNI serta BCA”, jelasnya.

“Ada solusi untuk anak yang ke empat, jika kepala keluarganya PNS atau ASN bisa meminta tanda persetujuan dari bendahara pengeluaran agar pemotongan iuran bisa dilakukan secara otomatis yang dihitung 1% dari gaji tambah tunjangan anak untuk peserta tambahan”, papar M. Taufiq

Lebih lanjut dijelaskan terkait persoalan  regulasi penerapan Qanun Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariat yang akan diberlakukan secara menyeluruh terhadap bank yang ada di Aceh,  BPJS Kesehatan Lhokseumawe telah mengambil ancang-ancang untuk memberitahukan kepada pihak BPJS dipusat guna adanya aturan penyesuaian terhadap proses pemabayaran iuran peserta di Aceh khususnya dibawah BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe.

“Itu artinya tidak menutup kemuningkinan kedepan nanti masyarakat yang memiliki nomor rekening dari bank syariat sudah bisa mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan”, ujar Taufiq.(AL/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00