• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pimpinan DPD RI Bantu Biaya Pemulangan Jenazah TKI Aceh dari Malaysia

22 August
20:03 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : Upaya pemulangan jenazah almarhum Febri Purnomo alias Hamdani (28 tahun), warga Aceh Tamiang yang meninggal saat sedang menjalani hukuman disebuah penjara di Johor, Malaysia mulai menemukan titik terang, setelah sebelumnya terkendala biaya pemulangan mencapai Rp 18 Juta.

Titik terang tersebut dtemukan anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma setelah menemui Prof Damayanti Lubis, salah satu pimpinan DPD RI untuk mengadukan persoalan kendala biaya bagi pemulangan jenazah warga Aceh tersebut.

 “ Prof. Damayanti Lubis, Wakil Ketua DPD RI ikut membantu biaya 10 juta rupiah yang bersumber dari dana Taspos DPD RI, sehingga dengan demikian dapat menutup kekurangan biaya bagi pemulangan jenazah Febri Purnomo dari Malaysia ke Aceh Tamiang.”kata Haji Uma kepada RRI Lhokseumawe ,Kamis (22/8/2019).

Menurut Haji Uma, sejauh ini biaya pemulangan jenazah Febri Purnomo yang mencapai 18 juta rupiah telah tercukupi. Selain bantuan dari DPD RI sebesar 10 juta, sumber dana lain berasal dari bantuan Haji Uma sendiri sebesar 3 juta, pihak keluarga 2 juta dan bantuan dari Irwan, kerabat almarhum di Malaysia sebesar 3 juta rupiah.

"Alhamdulillah, kendala biaya telah dapat kita tangani bersama. Selanjutnya kita berfikir untuk proses pemulangan jenazah kepada keluarga di Aceh Tamiang, rencanaya Jum’at (23 agustus 2019) akan diberangkatkan dari Malaysia ke Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara dan selanjutnya ke Aceh Tamiang.

Selain itu Senator Aceh ini mengakui telah berkomunikasi dengan pihak BP3TKI untuk memfasilitasi penjemputan nantinya. Haji Uma juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu termasuk Tgk. Mustafa dan Abu Saba dari Grup Kesatuan Aneuk Nanggroe Aceh ( KANA) di Malaysia.

Diberitakan sebelumnya Febri Purnomo alias Hamdani (28) alais Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Gampong Paya Bedi, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang,  meninggal dunia saat sedang menjalani hukuman dirumah tahanan malaysia.dilaporkan sakit saat menjalani hukuman dan sempat dibawa ke sebuah rumah sakit di Johor Baru, Malaysia hingga akhirnya meninggal pada Jumat (16/8/2019) lalu. (FUL/MS).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00