• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BPBD Aceh Utara Dukung Program "Kentongan" Radio Tanggap Bencana

18 August
22:50 2019
0 Votes (0)

KBRN Lhokseumawe: Sekali diudara tetap diudara, Motto RRI yang sudah tidak tidak asing lagi diindera dengar masyarakat ini harus selalu dipertahankan sebagai media publik yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan Bangsa. 

Kalimat  menyanjung dan membesarkan Semboyan Angkasawan RRI  tersebut dilontarkan Amir Hamzah kepala (BPBD) Badan Penanggulangan Bencana Dearah  Aceh Utara dalam sebuah perbincangannya bersama  Kepala LPP RRI lhokseumawe Agung Prasetya Rosihan Umar belum lama ini.

Pria pernah menjabat Aparatur Kecamatan Dewantara yang kini Mengenakan seragam Dinas BPBD,  Amir Hamzah  menyatakan kesiapan dan dukungan terhadap agenda  program  direncanakan RRI terkait kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana alam kepada masyarakat yang tinggal didaearah rawan bencana.

Selaku Pimpinan kalaksa perpanjangan  tangan Pemerintah Daerah, Amir Hamzah, menaruh harapan pada peran dan fungsi RRI  agar bisa memberikan pemahaman tentang penanggulangan bencana kepada seluruh lapisan masyarakat tersebar dalam 852 Gampong atau Desa di 27 kecamatan Aceh Utara. Terutama untuk memberikan pemahaman bagaimana cara penanganan bencana serta upaya mencegah sekecil apapun timbulnya resiko bencana.

,” bagaimana upaya penanggulangan kebencanaan yang bisa kita lakukan, baik itu banjir maupun  kebakaran, atau bencana dilaut dan lainya,  program  Radio tanggap bencana dicanangkan RRI hendaknya bisa Memberikan pemahaman kepada masyarakat  agar bisa mencegah terjadinya bencana, paling tidak mereka masayarakat bisa melakukan sesuatu usaha pencegahan dan menghindari korban jiwa akibat sebuah bencana.” Ujar Amir Hamzah. 

Disamping sosialisai penanggulangan bencana  alam kepada masyarakat  tinggal  dipelosok desa  rawan bencana  alam banjir, Amir Hamzah  juga menilai sosialisasi tentang  Upaya pemadam kebakaran sangat penting diketahui  masyarakat  khususnya bagi ibu  ibu agar bisa paham  bagaimana  cara mencegah bahaya kebakaran.

Bencana memang tidak pernah diundang, akan tetapi  sebutkan Amir Hamzah  bencana bisa datang kapan saja tanpa ada yang bisa menprediksi kapan terjadi, sebagai contoh kebiasaan dan kecerobohan ataupun kelalaian yang memicu terjadinya sebuah kebakaran. dalam tanda kutip disebutkan hal  terpenting  dilakukan  adalah pencegahan. 

”  Dalam hal ini saya pikir yang terpenting adalah pencegahan, disamping penanggulangan banjir, masalah kebakaran tidak boleh diremehkan, bagaimana terjadinya kebakaran,  jangan kita gampang memvonis terjadi konslek listrik  ini dan  itu, tetapi itu terjadi karena kelalaian manusia, demikian juga bencana  alam banjir  umumnya terjadi  karena kesalahan manusia menjaga kelastarian hutan. Jadi Sosialisasi melalui program Radio tanggap bencana ini sangat penting  sebagai upaya pencegahan bahaya bencana, Sebut Amir Hamzah mengakhiri pembicaraan. 

Disinggung bagaimana bentuk dukungan terhadap Beragam agenda  Agenda Program  RRI,  Amir hamzah tampak  serius menyambut  program  pentongan yang berperan Sebagai Radio tanggap bencana direncanakan berlangsung pada akhir bulan agustus tahun ini. (FIK/DY) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00