• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Rutan Lhoksukon Berkapasitas 80 orang, Saat ini Dihuni 378 Napi dan tahanan

17 August
16:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Rumah Tahanan Negara  (Rutan) Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, mengalami over kapasitas, yang seharusnya daya tampung di 80 orang, Namun saat ini diisi sebayak 378  narapidana dan tahanan.

Hal itu dilaporkan PLT Kepala Cabang Rutan Lhoksukon, Aceh Utara Ramli SH, kepada Bupati dan wakilBupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib dan Fauzi Yusuf, disela sela memberikan remisi kepada 144 orang warga binaan pada momen Hut ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.Sabtu (17/8/2019). 

“Rutan Lhoksukon dengan luas 50 x 50 meter persegi tersebut saat ini dihuni oleh 378 orang warga binaan dan tahanan, 13 orang di antaranya wanita, sementara idealnya Rutan dimaksud dihuni oleh 80 orang.”kata Ramli.

PLT Cabang Rutan Lhoksukon mengharapkan kepada Pemerintah Aceh Utara dapat memberikan perhatian khusus untuk warga binaan setempat, baik itu fasilitas kesehatan, sarana olahraga hingga tempat baru jika memungkinkan. Walaupun Rutan berada di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. 

“Namun secara fisik, Rutan ini berada di wilayah Pemerintahan Aceh Utara, begitu juga dengan warga binaan yang mayoritasnya warga  Kabupaten Aceh Utara, rata-rata mereka tersandung kasus narkoba dan kriminal laiinya yang hukuman diatas dua tahun, “jelasnya

Selain itu Ramli meminta kepada Pemerintah Aceh Utara dapat menyediakan dokter yang akan ditugaskan khusus untuk mengecek kesehatan para warga binaan secara rutin, minimal setiap satu pekan sekali.

“Dua Bulan lalu, sudah dua orang warga binaan meninggal dunia di Rutan karena sakit, jika ada dokter saat tiba tiba mengalami sakit, akan cepat tertangani maupun tertolong," terangnya.

Sementara Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib berjanji akan terus berusaha agar, cepat pembangunan rutan baru  di lahan baru yang telah disiapkan di Desa Reudeup Kecamatan Lhoksukon Aceh Utara sekitar 4,8 hektar.

“Terkait kebutuhan petugas medis sudah meminta kepada Kepala Rutan segera sampaikan melalui surat, setelah itu kita akan meminta dokter-dokter atau petugas medis untuk cek kesehatan para narapidana dan tahanan di rutan. ini akan menjadi skala prioritas kita kedepan "janji Bupati.(FUL/DY) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00