• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Masa Depan Produksi Garam Aceh Utara Masih Perlu Perhatian Pemerintah

25 July
15:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Aceh Utara: Bersama Puluhan Petani Garam di Kawasan Pesisir Kecamatan Lapang Kabupaten Aceh Utara, Kamis (25/07/2019) pagi, Tim Radio Membangun Desa RRI Lhokseumawe, berkesempatan meninjau langsung lokasi dapur produksi dan penjemuran Garam. 

Hadir bersama rombongan Kepala Bidang (Kabid) pengelolaan perikanan tangkap dan Pesisir dari Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Utara, Rawan Rusma Wijaya, Kabid Perindustrian Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Perdaginkop) Muzakkar, serta Kepala seksi (Kasi) pengadaan dan Pengawasan barang dan tertib niaga Disperdaginkop, Armansyah. 

Para Petani bercerita tentang masa depan produksi Garam Lapang Aceh Utara. Selama produksi Petani masih mengalami kendala. Diantaranya, kekurangan tunnel yaitu semacam tenda pelindung berbentuk terowongan di area penjemuran.

"Itu biasanya digunakan untuk melindungi bibit garam dari guyuran hujan. Karena ketika turun hujan Petani tidak bisa memanen garam", tutur Sulaiman, salah seorang Petani Garam setempat.

Sementara pengelolaan perikanan tangkap dan Pesisir, Dinas Perikanan dan Kelautan, Rawan Rusma Wijaya, menuturkan, ada 9 Kecamatan di Aceh Utara yang memiliki potensi untuk memproduksi kebutuhan garam dalam negeri. "Yang sudah produksi Kecamatan Lapang dan Seunuddon", ungkapnya pula. 

Lokasi sentra produksi Garam di Aceh Utara juga sudah ditinjau oleh Tim Kementerian Kelautan RI. Rencananya akan dikembangkan demi menjawab kebutuhan garam dalam negeri, pungkasnya pula. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00