• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Korban Pelanggaran HAM Masa Konflik Bersaksi Dihadapan KKR Aceh

16 July
15:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : Sejumlah korban dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masa konflik di Aceh, memberikan kesaksian di hadapan Komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, dan dihadapan mantan Juru Runding RI Laksda (Purn) TNI Soleman B serta dihadapan ratusan peserta yang hadir, Selasa (16/7/2019).

Rapat Dengar Kesaksian (RDK) itu berlangsung selama dua, sejak Selasa-Rabu (16-17/7/2019) di ruang sidang DPRK Aceh Utara, dengan tema “Dengarkan Suara Korban, Mengungkapkan Masa Lalu, Menata Masa  Depan" menghadirkan 16 korban maupun keluarga korban yang ada di Aceh Utara dan Lhokseumawe.

Ketua KKR Aceh Afridal Darmi mengatakan, Rapat Dengar Kesaksian (RDK) dari sejumlah warga yang menjadi korban konplik,  merupakan bagian dari pelaksanaan Mou Helsinki, tujuannya bukan merusakkan perdamaian, justru untuk menegakkan perdamaian.

“RDK ini merupakan salah satu  metode pengungkapan kebenaran yang legal dan diakui secara konsitusi, para pemberi kesaksian mereka menyampaikan tentang peristiwa yang telah dialaminya seperti kekerasan dan dugaan pembunuhan terhadap keluargnya, serta dampak maupun harapan yang disampaikan kepada pemerintah,”terangnya, Selasa (16/7/2019).

Ditambahkan, pelaksanaan RDK akan memperdengarkan kesaksian dari 16 korban atau keluarga korban yang mengalami kekerasan saat masa konflik. Dengar kesaksian ini dibagi dalam dua sesi selama dua hari, hari pertama mendengarkan 7 kesaksian korban dan kedua 9 kesaksian korban.

“Sebelumnya RDK diadakan di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, 27-28 November 2018. Pada saat itu, sebanyak 14 korban menyampaikan kesaksian pelanggaran yang dialami selama konflik Aceh, sedangkan kesaksian korban ini bukan bagian proses hukum atau peradilan, karena KKR dibentuk untuk menuntaskan persoalan dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Aceh,”pungkasnya.(FUL/MS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00