• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Lantamal VII Kupang Siap Perang Terhadap Narkoba

7 December
17:11 2017
0 Votes (0)

KBRN,Kupang: Jajaran prajurit dan ASN Lantamal VII Kupang, -serta pengurus Korcab VII DJAT, Kamis, (07/12/2017, sangat antusias mengikuti ceramah penerangan tentang bahaya Narkotika dan Obatan-Obatan Berbahaya (Narkoba) yang di selenggarakan oleh Pom Lantamal VII Kupang di gedung serbaguna Mako Lantamal VII, dalam rangka Rangkaian HUT Armada RI tahun 2017.

Dalam sambutan Komandan Lantamal VII yang di bacakan Wadan Lantamal VII Kupang Kolonel Laut (P) Fransiscus Herman S.,S.T.mengatakan, narkoba adalah musuh utama negara dan bangsa. Sehingga, perang terhadap masalah ini harus dilakukan secara bersama-sama.

"Indonesia sudah dalam keadaan darurat Narkoba. Barang haram ini sudah menyasar semua elemen masyarakat. Oleh karena, kita hindari, kita lawan, sehingga tidak semakin merajalela," ujar Wakil Komandan Lantamal VII Kolonel Laut (P) Fransiscus Herman.

Lebih lanjut komandan mengatakan, perang terhadap Narkoba tidak bisa pandang bulu, bahkan di kalangan TNI sekalipun. Apabila ada prajurit TNI yang terlibat Narkoba akan langsung diberhentikan dengan tidak hormat.

Sementara itu, Ir Yosep Gadhi , Kabid pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNN Prov NTT, menyampaikan bahwa Narkoba adalah bahan atau obat yang bisa mempengaruhi perubahan pikiran dan dapat menyebabkan ketergantungan.

Jenis dari barang terlarang ini diantaranya adalah Heroin, Ganja, Morpin, sabu , dan sebagainya. Barang ini memiliki efek negative yaitu bisa menimbulkan atau merubah cara pandang yang berbeda, dan dapat menimbulkan kecanduan yang sangat kuat serta akhirnya akan merusak organ tubuh.

“Obat-obatan terlarang ini ada pengimpor, pembawa, pengedar, dan pemakai yang tujuannya adalah menghancurkan Negara. Oleh karenanya Narkoba menjadi musuh yang harus diperangi, karena ini adalah musuh Negara. Perang terhadap tidak pandang bulu, bahkan di kalangan TNI sekalipun. apabila ada prajurit yang terlibat Narkoba, maka akan langsung diberhentikan dengan tidak hormat," papar Ir Gadhi. (VZ)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00