• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Aktual

Pemda Konawe Utara Relokasi dan Rehabilitasi Korban Banjir

2 July
09:28 2019
1 Votes (1)

KBRN, Wanggudu: Pasca banjir bandang melanda daerah Kabupaten Konawe Utara provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyisakan duka yang dalam bagi warga yang terdampak, karena selain harta benda yang menjadi korban, juga sejumlah lahan pertanian dan perkebunan hingga tambak dan peternakan milik penduduk setempat hanyut terbawa arus.

Bahkan satu perkampungan di wilayah itu yakni desa tapuwatu dari 80 unit rumah penduduk yang menghuni wilayah tersebut, tinggal 7 unit rumah yang masih berdiri tegak akibat derasnya air sungai asera yang memporak-porandakan bumi oheo konawe utara.

Melihat kondisi itu, Bupati Konawe Utara Ruksamin merencanakan relokasi sejumlah penduduk yang kehilangan tempat tinggal dan merehabilitasi sejumlah sarana yang ada bersama pemerinta pusat guna memulihkan trauma rakyatnya. 

"Sebagian warga yang terdampak masih ditampung di beberapa lokasi pengungsian sambil kami menyiapkan tempat yang tetap meski harus butuh waktu mempersiapkan lokasi untuk membangun kembali rumah mereka seperti di desa tapuwatu," ucap Bupati Konawe Utara kepada RRI, Jum'at malam (28/6/2019).

Dibagian lain lanjut Ruksamin, pihaknya juga berkoordinasi dengan TNI, Polri seta Lembaga kemasyarakatan hingga relawan untuk memberikan edukasi demi mengobati rasa trauma atas musibah yang menimpa warganya.

"Karena ini sangat berdampak pada sikologis mereka dan alhamndulillah dari BNPB juga begitu serius dalam penanggulngan bencana ini dan kami juga dari pemerintah daerah juga siap memberikan data semua warga yang terdampak,"paparnya.

Berdasarkan data BNPB, Kerugian Materil mencakup rumah hanyut 370 unit dan terendam 1.837 unit. Banjir juga menyebabkan lahan pertanian tergenang dengan rincian lahan sawah 970,3 ha, jagung 83,5 ha, dan lainnya 11 ha, sedangkan sektor perikanan yaitu tambak seluas 420 ha.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00