• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Diterjang Arus Deras, Jembatan Penghubung Empat Desa di Jember Putus

25 February
14:44 2020
1 Votes (5)

KBRN,Jember: Sebuah jembatan penghubung antar desa yang terletak di Desa Jumerto, Kecamatan Patrang, Jember terputus setelah diterjang luapan air di aliran Sungai Kali Jompo. Akibatnya, Aktifitas warga dari 4 Desa meliputi Desa Jumerto, Klungkung, Karang Pring dan Banjar Sengon terganggu. 

Warga terpaksa harus memutar menempuh jarak puluhan kilometer, karena kondisi jembatan penghubung tidak dapat dilalui kendaraan bermotor khususnya kendaraan roda empat.

"Kalau jembatan ini ambruk hari sabtu malam, kalau untuk kondisinya sebelum terkena banjir memang sudah waktunya diperbaiki, dengan kondisi sekarang hanya bisa dilewati roda dua dan pejalan kaki saja," ujar Tokoh Masyarakat Desa Jumerto Lor, H Mudhofar Iman saat ditemui RRI, Selasa (25/2/2020).

Meski kondisi konstruksi jembatan telah bergeser dan rawan ambruk, namun sebagiaan warga dari sejumlah desa tersebut memilih untuk tetap memanfaatkan jembatan karena enggan memutar sejauh puluhan kilometer.

"Kalau untuk memutar jaraknya 10 kilometer lebih, sehingga warga ada yang tetap memaksa untuk memanfaatkan jembatan ini karena memang satu-satunya akses penghubung antar desa, Warga bersama Babinsa, Babinkamtibmas dan pemerintah desa untuk sementara bergotong royong membuat jembatan darurat dari bambu agar pejalan kaki bisa tetap melewati jembatan, namun harus ekstra hati-hati, kalau terperosok bisa jatuh ke aliran sungai," paparnya.

Warga berharap Pemerintah Daerah dapat segera membangun kembali jembatan penghubung antar desa agar aktifitas masyarakat di 4 Desa dapat kembali berjalan normal.

Sementara Babinsa Jumerto, Sertu Budiono mengatakan untuk mengantisipasi kerusakan jembatan kian parah hingga membahayakan warga yang melintas diatasnya, pihaknya secara intensif melakukan pantauan lapangan.

"Untuk sementara ini warga membangun jembatan darurat agar bisa tetap melintas, kalau untuk perbaikan sudah kita laporkan ke pemerintah desa dan diteruskan ke pihak Pemkab,saat ini kita tinggal menunggu saja untuk realisasinya, semoga saja bisa segera dibangun kembali karena memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00