• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan HAM

Polres Lumajang Buru Pelaku Penumpukan Batu Diatas Rel

23 February
20:16 2020
0 Votes (0)

KBRN Lumajang : Jajaran Polres Lumajang Jawa Timur terus memburu pelaku penumpukan batu diatas Rel Kereta Api jalur Lumajang - Jember yang sangat meresahkan Warga.

Kapolsek Randu Agung Lumajang AKP Setyo Budi ketika dikonfirmasi RRI membenarkan kejadian tersebut setelah melakukan pantauan di lapangan usai mendapatkan laporan dari Pihak managemen Kereta Api. Beruntung dalam kejadian tersebut segera terdeteksi oleh Petugas sehingga tidak sampai membuat celaka penumpang Kereta Api

"Awalnya kita mendapatkan laporan dari Petugas jaga stasiun kereta Api Randu Agung dan Kami langsung ke TKP, untungnya diketahui lebih awal sebelum Kereta Api melintas dan beruntung tidak ada korban,"Katanya Minggu (23/02/2020)

Kapolsek Randu Agung juga mengatakan Di Desa Buwek Kecamatan Randu Agung Lumajang, belum lama ini juga terjadi kejadian yang sama yakni Kayu sengon berada tepat di atas Rel kereta Api dan beruntung segera terdeteksi.

Aparat Kepolsian Polres Lumajang malam ini juga terus mendalami kasus tersebut dan diharapkan dalam waktu dekat akan segera terungkap Pelakunya mengingat kejadian ini juga menjadi perhatian Nasional 

Sementara itu Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar menyesalkan adanya oknum Masyarakat yang telah meletakan tumpukan batu di Rel Kereta Api jalur Lumajang-Jember, tepatnya di Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang. 

Kapolres Lumajang mengingatkan agar pelaku menyudahi perbuatanya karena itu sangat membahayakan ribuan nyawa dan Kapolres menghimbau agar semua lapisan Masyarakat turut memantau keberadaan Rel dan melaporkan jika adanya orang yang berbuat sesuatu yang sangat membahayakan bagi ribuan nyawa orang.

Kejadian sabotase Rel Kereta Api diketahui Petugas jaga kemarin sekitar pukul 16.25 WIB di KM 150+7/8, di Desa Kalidilem Kecamatan Randu Agung Kabupaten Lumajang dan masuk kawasan PT KAI Daops 9 Jember. KA

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00