• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Maraknya Isu Penculikan Anak, Kapolres Situbondo Imbau Warga Tak Main Hakim Sendiri

23 February
10:47 2020
1 Votes (5)

KBRN, Situbondo: Kapolres Situbondo, Jawa Timur, AKBP Sugandi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri terhadap orang yang dicurigai sebagai penculik anak. Hal ini menyikapi maraknya isu penculikan anak di beberapa daerah, yang mengakibatkan banyak korban jadi sasaran amukan massa lantaran diduga sebagai penculik anak.

"Jika ada yang mencurigakan, jangan main hakim sendiri. Lakukan koordinasi dengan aparat keamanan setempat, baik itu polisi maupun TNI," ujar Sugandi kepada RRI, Minggu (23/2/2020).

Sugandi mengemukakan, hanya petugas yang berwenang memeriksa, serta meminta keterangan terhadap orang yang dicurigai akan berbuat kejahatan. Jangan sampai masyarakat melakukan langkah-langkah di luar hukum.

"Yang pasti tetap berkoordinasi dengan aparat. Dan yang terpenting juga, jangan mudah percaya informasi yang belum pasti kebenarannya," tegas mantan Kapolres Pacitan ini.

Ia mengaku telah memerintahkan anggotanya untuk berpatroli di dunia maya. Sebab informasi hoax terkait penculikan anak banyak tersebar melalui media sosial, seperti facebook dan sejenisnya.

"Kami punya cyber troops yang bertugas melakukan patroli di dunia maya. Jika ditemukan ada yang menyebar informasi hoax, akan kami proses dan terancam UU ITE yang ancaman hukumannya 6 tahun penjar," beber Sugandi.

Informasi yang dihimpun RRI, ada beberapa peristiwa salah sasaran terkait penculikan anak. Salah satunya orang gila di Bondowoso, yang hampir mati karena diamuk massa lantaran dicurigai penculik anak.

Ada juga pemulung yang hampir diamuk massa, yang juga diduga penculik anak. Padahal yang bersangkutan mencari limbah plastik di lingkungan perumahan, di Bondowoso. Dan masih banyak beberapa peristiwa lainnya yang salah sasaran.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00