• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pratu Tegar Hadi Sentana, Korban Helikopter Jatuh Akan Dimakamkan Secara Militer

17 February
13:49 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bondowoso: Jenazah Pratu Tegar Hadi Sentana, salah satu anggota TNI yang menjadi korban jatuhnya helikopter jenis MI-17 di Papua pada Jumat, 28 Juni 2019 lalu, akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Keluarga Kota Kulon. Prada Tegar Hadi Sentana diketahui berasal dari dusun Kramat Jati, Desa Suling Kulon, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Perwira Seksi Personel (Pasipers) Kodim 0822 Bondowoso Kapten Mulyadi mengatakan, Pratu Anumerta Tegar Hadi Sentana merupakan anggota prajurit Yonif 725 Woroagi yang sedang melaksanakan tugas di Papua. Jenazah rencananya akan disemayamkan dan dimakamkan secara militer.

" Untuk persemayaman di rumah duka daerah Cermee sedangkan untuk pemakaman di Tempat Pemakaman Keluarga Kota Kulon dengan prosesi militer besok sekitar jam 10.00 pagi," jelasnya kepada RRI, Senin (17/2/2020).

Baca juga : Warga Bondowoso, Prada Tegar yang Menjadi Salah Satu Korban Helikopter M-17 yang Kehilangan Kontak di Papua

Dari pantauan RRI, keluarga saat masih menunggu dan mempersiapkan kedatangan jenazah. Namun keluarga tidak satupun mau dimintai keterangan. Dari penjelasan warga setempat, Pratu Tegar Hadi diketahui merupakan anak kedua dari pasangan Suhardi dan Nanik. Menurut Tajul Manan, salah seorang tetangga sekaligus teman  bermain korban menjelaskan, semasa hidup korban merupakan sosok baik, pendiam dan suka bergaul. 

" Waktu mau berangkat ke Papua kemarin dia minta doa agar dia bisa pulang dengan baik-baik," kenangnya.

Saat ini jenazah dalam perjalanan dari Papua menuju ke Surabaya untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di Bondowoso. 

Baca juga : Sebelum ke Papua, Pratu Tegar Hadi Sentana Korban Heli MI-17 TNI AD Minta Didoakan

Sementara itu, berbagai karangan bunga sudah mulai berdatangan di rumah duka. Salah satunya dari Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan dan Panglima TNI beserta Ketua Umum Dharma Pertiwi, serta Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab. (san)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00