• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sembilan Sapi di Situbondo Mati Mendadak

4 February
08:09 2020
0 Votes (0)

KBRN, Situbondo: Sembilan ekor sapi yang mati mendadak di Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, pada Senin, 3 Februari 2020, diduga karena mengalami tympani atau perut kembung.

Kabid Keswan dan Mavet, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Situbondo, ir. Sulistiyani mengaku, tim puskeswan wilayah Banyuputih yang juga mewilayahi Asembagus sudah mengecek lokasi.

"Kemungkinan karena sapi makan rumput muda yang bikin kembung, dan merumputnya sebelum matahari terbit," ujarnya kepada RRI, Selasa (4/2/2020).

Ia mengemukakan, sapi hendaknya dibiarkan merumput setelah matahari terbit. Sebab, sebelum matahari terbit, rumput masih menyimpan banyak air. Jika dimakan ternak, akan mudah kembung.

"Sapi kalau perutnya kembung, bisa mati mendadak," imbuhnya.

Sembilan ekor sapi mati mendadak terjadi selama sepekan. Data terakhir, tiga ekor sapi mati mendadak pada senin kemarin.
Tim keswan dan tim labarotorium Malang beserta tim Rumah Sakit Hewan, Surabaya, akan turun langsung ke Asembagus memeriksa penyebab sapi yg mati misterius itu.

"Tim keswan, tim lab dari Malang dan tim dari RSH Surabaya sedang menuju Situbondo. Tadi sekitar jam 06.00 WIB bertolak dari Surabaya," terang Sulis. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00