• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Dampak Virus Corona, Harga Bawang Putih Meroket

3 February
11:20 2020
0 Votes (0)

KBRN, Situbondo: Dampak penyebaran virus corona yang berasal dari China, menjadi bola liar di beberapa negara, salah satunya di Indonesia yang berdampak langsung terhadap harga komoditi bawang putih yang berasal dari China.

Pantauan RRI, di pasar Mimbaan Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji, Situbondo, yang berada di pusat kota, harga bawang putih tembus Rp55 ribu per kilogram. Padahal, seminggu yang lalu masih di kisaran harga Rp32 ribu per kilogram. 

"Semalam masih Rp45 ribu, pagi ini sudah tembus Rp55 ribu per kilogram," ujar Kiki Nur Safiatin, salah satu pedagang peracangan, Senin (3/1/2020).

Menurut Kiki, semakin mahal harga bahan pokok, maka penghasilan yang diperolehnya semakin tipis. Sebab pembeli akan mengurangi membeli bahan tersebut, biasanya 1kg menurun menjadi 1/2 kilogram.

"Semakin mahal harga bahan pokok, semakin kecil keuntungan saya," akunya.

Sementara itu, Aris Widodo, yang juga penjual peracangan di pasar Mimbaan mengaku bahwa stok bawang putih tidak berkurang, namun harganya melonjak tajam.

"Stoknya sama seperti sebelumnya, hanya harganya tiba-tiba naik tajam. Padahal sebelumnya masih normal, sekitar Rp30 ribu per kilogram," terangnya.

Selain harga bawang putih yang melonjak, harga cabai kecil juga tinggi, berada dikisaran harga Rp75 ribu per kilogram, sama dengan harga cabai merah besar. Sedangkan untuk harga bahan pokok lainnya seperti kentang, kubis dan wortel masih terpantau normal. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00