• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Masyarakat Dilarang Mendekati Kawah Gunung Semeru

19 January
20:54 2020
1 Votes (5)

KBRN Lumajang : Badan Penanggulangan Bencana Daerah -BPBD Lumajang Jawa Timur Menghimbau kepada Masyarakat yang ada di dekat Gunung Semeru agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap aktifitas vulkanologi Gunung Semeru.

Kepala Bidang Logistik dan Kesiapsiagaaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah -BPBD Lumajang Jawa Timur, Wawan Hadi Siswoyo ketika dikonfrmasi RRI menjelaskan, pihaknya hingga saat ini terus melakukan pantauan informasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait terhadap kondisi terakhir kondisi Gunung Semeru.

Untuk itu warga yang berada didekat Gunung Semeru Lumajang agar terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati kawasan kawah Gunung tertinggi sepulau Jawa tersebut.

Data yang berhasil dihimpun RRI dari KESDM, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi -PVMBG di Pos Pengamatan Gunung api Semeru Lumajang, Periode pengamatan pada tanggal 18-01-2020 Pukul 00:00 hingga 24:00 WIB, Gunung Semeru dengan ketinggian (3676 mdpl), menunjukkan cuaca cerah, angin bertiup lemah ke arah selatan, Suhu udara 22-27 °C. 

Sedangkan secara visual Gunung sangat jelas teramati, Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 400 m di atas puncak kawah. 

Sementara kegempaan Letusan Jumlah 29, Amplitudo 14-26 mm dengan Durasi 60-215 detik, sedangkan Guguran Jumlah : 3, Amplitudo : 2-5 mm, Durasi 65-110 detik

Pantauan secara hembusan dengan Jumlah 9, Amplitudo, 2-9 mm dengan durasi 29-95 detik, hingga detik ini Gunung Semeru masih pada level II atau Waspada.

Untuk itu Masyarakat dihimbau tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dan wilayah sejauh 4 km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru yakni Jongring Seloko sebagai alur luncuran awan panas, selain itu Masyarakat juga diminta mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jongring Seloko.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00