• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Bawaslu Jember Layangkan Himbauan Bagi Petahana yang Maju Kembali di Pilkada Serentak 2020

9 January
17:00 2020
1 Votes (5)

KBRN,Jember: Badan Pengawas Pemilu Bawaslu Kabupaten Jember melayangkan surat himbauan kepada Bupati Jember yang yang juga sebagai Calon Bupati Petahana pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Seperti diketahui, Bupati Jember Faida dipastikan akan kembali maju dalam pelaksanaan kontestasi Pilkada Jember, setelah sebelumnya bupati petahana tersebut mendaftar melalui penjaringan Bacabub Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Jember yang dilaksanakan awal September 2019 lalu.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Jember, Dwi Endah Prasetyowati mengatakan sesuai aturan yang tertuang dalam UU Pemilu, ada sejumlah pasal yang menyatakan dapat menjatuhkan sangsi hingga mendiskualifikasi majunya calon petahana dalam kontestasi ajang politik 5 tahunan tersebut. Diantarannya terkait larangan mutasi jabatan dan membuat program atau kegiataan yang dapat menguntungkan atau merugikan setiap pasangan calon. 

“Bawaslu telah memberikan himbauan dengan mengirim surat kepada Bupati atau Kepala Daerah yang akan maju di Pilkada 2020, sesuai dengan UU No 10 Tahun 2016,pasal 71  ayat 2 dan ayat 3 yang berbunyi  larangan penggantian pejabat 6 bulan sebelum penetapan pasangan calon sampai akhir dengan masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari menteri, dan di ayat 3 diterangkan bahwa bupati/wali kota dilarang menggunakan kewenangannya program dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon,” paparnya kepada RRI,Kamis (9/1/2020).

Oleh sebab itu, sebagai bagian dalam pengawasan dalam jalannya setiap tahapan Pilkada, Bawaslu telah mengirimkan surat himbauan tersebut kepada Bupati Jember.

Sementara sebelumnya, dalam rangka memantau seluruh persiapan pelaksanaan pilkada serentak 2020, Rombongan Komisi A DPRD Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke kantor KPU Kabupaten Jember. Kunjungan kerja tersebut berkaitan dengan monitoring serta koordinasi  penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak di Jawa Timur tahun 2020.

Ketua komisi A DPRD Jawa Timur, Hari Subagio mengigatkan agar KPU dan Bawaslu harus memposisikan diri sebagai lembaga penyelenggra yang netral dan tidak memihak terdahap kepentingan manapun. Selain itu KPU dan Bawaslu harus benar benar memahami Tupoksi pada tahapan pemilihan kepala daerah jember tahun 2020.

“Harapannya tercapai penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak yang berkualitas,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00