• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum

Polres Lumajang Terhindar Gugatan Pra Pradilan Senilai 100 Milyar

5 December
08:52 2019
0 Votes (0)

KBRN Lumajang : Tim Cobra Polres Lumajang Jawa Timur telah memenangkan gugatan Pra Pradilan yang diajukan oleh PT. Amoeba Internasional dengan tuntutan Rp 100 Milyar yang saat itu ditujukan kepada Kapolres Lumajang AKBP DR. M. Arsal Sahban, SH, SIK, MM, MH yang saat ini telah beralih tugas sebagai Wakapolresta Bogor Kota tidak dikabulkan oleh hakim. 

Menurut Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran dalam keterangan Persnya membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan jika Polisi sangat yakin pasti akan memenangkan gugatan pra pradilan, karena semua proses penyidikan sudah berjalan secara profesional dan sesuai prosedur. Proses penangkapan, proses penggeledahan dan penyitaan yang penyidik lakukan semuanya berdasarkan fakta-fakta hasil penyidikan dari keterangan saksi, keterangan ahli dan petunjuk-petunjuk yang penyidik temukan.

“Tim Cobra Polres Lumajang sudah 5 kali di gugat Pra Pradilan dalam kasus QNet ini,  dan semuanya di menangkan oleh Tim Cobra. 4 kali di gugat di Pengadilan Negeri Lumajang  terkait penetapan tersangka Karyadi, proses penggeledahan dan proses penyitaan serta satu kali di gugat pra pradilan di Pengadilan Negeri Kediri terkait penyitaan dan penggeledahan terhadap kantor PT Amoeba Internasional yang menjalankan bisnis QNet, tapi semua gugatan kuasa hukum gita hartanto dkk ditolak oleh hakim, yang artinya semua proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Tim Cobra sudah sesuai dengan prosedur,” Katanya Kamis (05/12/2019)

Sebanyak 5 Tindak Pidana yang dipersangkakan kepada 14 tersangka dari 3 perusahaan sindikat QNet di Indonesia yakni 
Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara (KUHP). Tindak Pidana melakukan perdagangan tanpa memiliki perizinan di bidang perdagangan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara (UU Perdagangan). Tindak Pidana menerapkan sistem skema piramida dalam mendistribusikan barang dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara (UU Perdagangan). Tindak Pidana mengedarkan alat kesehatan tanpa izin edar dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara (UU Kesehatan). 

Tindak Pidana Pencucian Uang yaitu menyembunyikan dan menyamarkan asal usul uang/harta kekayaan yang seakan-akan diperoleh dari hasil yang legal.

Ketiga perusahaan yang diduga sindikat penipuan Qnet Di Indonesia adalah PT. QN International Indonesia, PT. Amoeba Internasional dan PT. Wira Muda Mandiri yang berbagi peran sedemikian rupa untuk mengelabui hukum di Indonesia. KA

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00