• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Situbondo Akan Miliki Pabrik Pengolahan Nikel

23 October
08:53 2019
0 Votes (0)

KBRN, Situbondo: Bambang Trihatmodjo, putra ketiga dari Presiden RI kedua, Soeharto, mengunjungi kantor Bupati Situbondo, Jawa Timur, Dadang Wigiarto, Selasa (22/10/2019) sore. Ia menyampaikan rencananya untuk membuka pabrik pengolahan dan pemurnian nikel (smelter) di Desa Tanjung Pecinan Kecamatan Mangaran, Situbondo, tahun depan.

“Saya mau mendirikan usaha industri smelter, di atas tanah yang saya miliki di Tanjung Pecinan," kata Bambang saat dikonfirmasi RRI.

Bambang mengaku, tanah miliknya seluas 400 hektare tersebut, sebelumnya memang direncanakan untuk dibangun pabrik kilang minyak, namun gagal.

"Itu sekitar tahun 1998 sudah berproses, tapi Allah tidak menghendaki akhirnya gagal," ujarnya.

Kali ini, Bambang optimis pabrik pengolahan dan pemurnian nikel akan terwujud karena proses ijinnya sudah dipersiapkan dan siap diajukan pada awal 2020.

"Makanya saya menghadap Bupati, untuk menginformasikan soal ijin yang akan saya urus," ujarnya.

Saat dikonfirmasi alasan ketertarikannya berinvestasi di Situbondo, Bambang mengaku, Situbondo merupakan daerah yang kondusif dan strategis untuk iklim investasi. Ia juga berjanji akan memberdayakan masyarakat sekitar pabrik.

"Kebutuhan tenaga kerja nantinya, pasti akan saya prioritaskan masyarakat sekitar," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Dadang Wigiarto mengaku setuju dan mendukung rencana Bambang untuk mendirikan pabrik smelter. Bahkan, Dadang menginginkan pembangunan pabrik segera dilakukan.

"Pemerintah daerah selalu mendorong kepada setiap pengusaha yang akan berinvestasi disini," ujarnya.

Kata Dadang, tanah milik Bambang seluas 400 hektare tersebut, memang diperuntukkan sebagai kawasan industri, karena statusnya memang hak guna industri. Namun sayangnya, selama ini belum pernah dimanfaatkan.

"Semakin lama tidak dimanfaatkan, saya hawatir akan menimbulkan permasalahan di bawah, dan jika hal itu terjadi, tidak akan menguntungkan bagi pemerintah daerah,” ujar Bupati.

"Kali ini saya menilai Pak Bambang serius, karena baru kali ini Pak Bambang datang sendiri ke saya," imbuh Bupati.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00