• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BKSDA Jambi Ganti GPS Gajah

2 August
19:50 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jambi : Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA) Jambi melakukan penggantian  GPS colar  yang sebelumnya telah dipasang pada sejumlah gajah yang ada di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Dijelaskan Kepala BKSDA Jambi, Rahmad Saleh h, pemasangan GPS dilakukan selain untuk memantau pergerakan gajah, juga untuk mitigasi konflik dan monitoring populasi gajah. Petugas melakukan penggantian pada GPS yang sudah tidak aktif yang terpasang pada gajah. Di kawasan landscape Bukit Tigapuluh ,Tebo, terdapat lima kelompok gajah diantaranya  gajah Ana, Cinta, Freda, dan Indah, dengan jumlah  populasi berkisar antara 100 hingga 120 gajah.

Rahmad saleh menjelaskan, penggantian GPS Colar dilakukan pada Juli lalu, terhadap gajah , Freda, Indah dan Gajah Cinta.  Selain itu, petugas juga melepas GPS yang sudah tidak aktif pada gajah Ana, namun tidak dipasang kembali, karena petugas telah melakukan pemasangan GPS pada gajah lain di kelompok gajah Ana, yaitu gajah mutiara. "Telah dilakukan  penggantian GPS Colar pada tiga gajah, dan satu pengambilan GPS pada satu gajah Ana yang sudah tidak aktif, tetapi tidak dilakukan penggantian,"ujar Kepala BKSDA Jambi, Rahmad Saleh, Jumát (2/8/2019)

Dalam kesempatan tersebut Rahmad Saleh juga menjelaskan tentang kematian gajah Karina pada 29 Juli lalu. Gajah berusia 50 tahun yang telah menyendiri dari kelompoknya selama 10 tahun tersebut rencananya akan dipindahkan ke Hutan Harapan PT Reki, kabupaten Batanghari  dan digabungkan dengan kelompok gajah lain agar dapat berkembang biak, terlebih lagi  karakteristik gajah yang hidup berkelompok. Pemindahan berhasil dilakukan menggunakan transportasi darat dan membutuhkan waktu perjalanan selama 11 Jam. Namun tidak lama setelah tiba di Hutan Harapan PT Reki, Karrina mati diduga karena faktor umur, dan lamanya perjalanan, serta adanya genetic individu yang belum diketahui.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00