• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nama & Peristiwa

Aksi Anies Tindaklanjuti Banjir Dinilai Bikin Iri Banyak Pihak

3 January
15:00 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat 43 korban jiwa akibat banjir di Jabodetabek dan Banten. Data itu bersumber dari BPBD lokal, TNI, Polri, Pusat Krisis Kesehatan hingga Kementerian Sosial.

Di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak Rabu pagi (1/1/2020) meninjau ke sejumlah lokasi banjir untuk memastikan keselamatan dan memeriksa logistik untuk warga.

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Jakarta Jaringan Pemantauan (JMN) Ahmad Sulhy menilai kesigapan Anies Baswedan dalam menindaklanjuti bencana banjir di Jakarta menimbulkan kecemburuan sejumlah pihak.

“Anies sangat luar biasa dan bikin iri banyak pihak. Tanpa lelah setelah partisipasi perayaan tahun baru dengan berbagai kegiatan, Anies langsung turun ke titik-titik banjir di Jakarta. Menemui warga korban banjir ke posko pengungsian dan membantu langsung dengan jajarannya," ujar Sulhy di kawasan Jakarta Timur, Jumat (3/1/2020).

Pengurus Korps Alumni KNPI DKI Jakarta ini juga menyatakan, sudah sepantasnya publik ikut mendoakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar diberikan kesehatan dan bisa terus melayani warga Jakarta. “Kami meyakini kepemimpinan Anies bisa mengurai bencana banjir," kata Sulhy.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat bangkit dan bersatu, karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan bagi semua warga Jakarta akibat banjir dan terkena penyakit setelah banjir.

"Ayo kita contoh Menwa Jayakarta, adik-adik KNPI Jakarta Selatan, PMI DKI dan juga para relawan yang ikhlas tanpa nyinyir, namun bahu-membahu bersama warga menolong sesama," ungkapnya.

Sulhy mengaku, bersama relawan JMN, ia akan terus membantu kebutuhan korban banjir Jakarta dan mengawal kinerja Anies menuntaskan kebutuhan korban banjir. "JMN akan mendukung Pemprov DKI dalam menangani banjir," pungkas Sulhy.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00