• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Layanan Publik

Menteri Pertanian perintahkan tingkatkan Ekspor hasil pertanian

18 December
10:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung-Terkait dengan program Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo ( SYL ) untuk meningkatkan ekspor produk Pertanian tiga kali lipat 
dan arahan Kepala Badan  Karantina Pertanian, Kementrian Pertanian Ali Jamil,  dalam  waktu dekat di Jawa Barat  akan dilaksanakan ekspor beras organik ke negara eropa utamanya negara Jerman swedia dan Turky. Hal tersebut disampaikan Kepala Stasiun Karantina kelas satu Jawa barat Kementrian Pertanian , Iyus Hidayat di Bandung,Selasa 17/12/2019

Iyus Hidayat mengatakan, siap mendukung apa yang menjadi program  Menteri Pertanian ,karena menurut nya, potensi produk hasil pertanian dari Provinsi Jawa Barat-khususnya yang untuk diekspor- sangat banyak, mulai tanaman pangan, hortikultura,peternakan, perkebunan dan sebagainya.
“Potensi produk pertanian untuk  diekspor ke luar negeri dari Provinsi Jawa Barat misalnya dari daerah Sumedang, Majelangka dan Cirebon sangat besar.Di Sumedang ada 8 ribu hektar tanaman mangga, belum lagi bawang merah di Majalengka yang jadi ikon  ekspor ke  Singapura, Malaysia dan Tmur Tengah,” jelas Iyus Hidayat

Lebih lanjut Iyus menjelaskan, setelah dari Sumedang Majalengka  dan Cirebon  bergeser ke Ciamis dan Pangandaran, didaerah tersebut potensi pertanian dan perkebunan nya pun banyak dan bisa diekspor . Untuk wilayah Tasik dan Bogor bisa menjadi sentral ekspor buah  manggis dan Pangandaran penghasil  kayu juga diekspor ke Cina dan Timur Tengah.Sementara di Jawa Barat padi, palawija,jahe  dan jagung telah menopang  pertanian Indonesia.Bahkan dari Provinsi Jawa Barat ada ekspor beras ke Jerman ,Swedia ,Turki dan pecahan negara Rusia.Insya Allah ekspor  beras mulai tahun depan direncanakan tiap bulan sebesar 200 ton,” pungkasnya.

Selain perintah Mentan untuk meningkatkan gerakan ekspor 3 kali lipat Kami juga diperintah pak Kabadan Karantina Pertanian  Ali jamil, agar terus diberikan Support pada eksportir-eksportir  yang ada di Jawa Barat.  Rencananya akan dilakukan ekspor beras tiap bulan sebesar 200 ton ke negara Eropa," kata Iyus Hidayat.

Menurut Iyus Hidayat, Jawa Barat merupakan daerah yang sangat potensi pengembangan pertanian terutama tanaman pangan tanaman Hortikultura dan tanaman perkebunan .  Jawa Barat yang berbatasan dengan Provinsi Banten dan jawa Tengah dengan perkebunan teh dan karet terutama tanaman padi yang hampir semua kabupaten di Jawa Barat ada pertanaman padi.

Selain perintah Mentan untuk meningkatkan gerakan ekspor 3 kali lipat pihaknya juga diperintah Kepala  Badan Karantina Pertanian  Ali jamil, agar terus memberikan Support pada eksportir-eksportir  yang ada di Jawa Barat.  Rencananya akan dilakukan ekspor beras setiap bulan sebesar 200 ton ke negara Eropa," kata Iyus Hidayat.

“Kami selaku unit pelaksana teknis di lapangan akan melaksanakan sesuai arahan dari bapak Kepala Badan Karantina Menteri Pertanian .Jadi pada prinsipnya semoga apa yang menjadi program Menteri Pertanian bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga potensi  ekspor pertanian di Jawa Barat  berhasil mendukung program Menteri Pertanian untuk meningkatkan ekspor tiga kali lipat ,” katanya.






tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00