• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nama & Peristiwa

BPJAMSOSTEK Gandeng Himpunan Seniman Sosialisasi Program Melalui Pagelaran Budaya

16 December
22:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Setelah sukses menyelenggarakan Relay Marathon yang menghadirkan 5000 Peserta, BPJAMSOSTEK kembali menggelar sebuah perhelatan menarik yaitu Sosialisasi Program dan Manfaat melalui sebuah Pertunjukan Seni Budaya berjudul “Ketoprak BPJAMSOSTEK - Sinergi Dalam Harmoni Untuk Pekerja Indonesia Unggul” dengan lakon Hayam Wuruk yang diselenggarakan di Gedung Kesenian, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Untuk pelaksanaan kegiatan ini BPJAMSOSTEK menggandeng Himpunan Seniman “Lestari Seni Budayaku” yang merupakan kumpulan para seniman dan pemerhati keberadaan Seni Budaya Indonesia.
 
Perhelatan Seni Ketoprak ini diperankan langsung oleh Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BPJAMSOSTEK, Guntur Witjaksono yang berperan sebagai pemeran utama Hayam Wuruk bersama beberapa Anggota Dewas. Selain itu  turut bermain Auditor Utama Keuangan Negara, Dori Santosa; Menteri Ketenagakerjaan Periode 2014-2019, Hanif dhakiri, dan berberapa tokoh lainnya dari Kementerian Lembaga, Pimpinan Redaksi Media dan Himpunan Pecinta Seni dan Budaya.
 
Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto yang hadir menyaksikan pagelaran tersebut mengatakan pagelaran seni ketoprak masih dalam rangka memperingati HUT BPJAMSOSTEK ke - 42.

"Kami mencoba melakukan sosialisasi dengan cara berbeda kepada para penikmat seni budaya ketoprak. Dalam pertunjukan ini secara tidak langsung kami melakukan sosialisasi tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan melalui naskah dialog pertunjukan untuk seluruh pekerja Indonesia, termasuk pekerja-pekerja seni.” ujarnya.
 
Penyelenggaraan pertunjukan ini lanjut Agus Susanto, bertujuan untuk membangkitkan kembali kegiatan wayang orang dan ketoprak dan memberikan wadah kepada seniman untuk kembali berekpresi serta mengajak masyarakat Indonesia agar tetap peduli dan memperhatikan kelestarian seni dan budaya Indonesia.
 
“Dengan berkolaborasi bersama para pekerja seni kami berharap semakin banyak pekerja di lingkup seni baik pelaku ketoprak, pewayang, penyangi, penari dan lain-lain yang sadar bahwa risiko kerja dapat terjadi pada segala jenis pekerjaan kapanpun dan di manapun dan menjadikan BPJAMSOTEK sebagai sebuah kebutuhan untuk perlindungan pekerja”, tandasnya. (IRV)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00