• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Layanan Publik

Kementrian PUPR akan lelang Tiga Proyek Jalan Tol Baru di Indonesia

15 December
07:49 2019
0 Votes (0)

KBRN,Jakarta,-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam waktu dekat akan segera melelang tiga proyek tol baru di Indonesia. Pihak swasta diharap bisa ikut ambil bagian dari pembangunan proyek tol yang akan dilelang tersebut. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen)  Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Eko Djoeli Heripoerwanto saat  seminar Investasi Infrastruktur Jalan Tol yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Pekerjaan Umum (FORWAPU) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diJakarta  Jum'at 13/12/2019.

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen)  Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Eko Djoeli Heripoerwanto, tiga ruas tol yang akan dilelang yaitu ruas tol Bawen – Yogyakarta – New Yogyakarta Internasional Airport.Kemudian ruas Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap dan ruas tol Maminasata di Makassar.

“Saat ini untuk dua ruas tol sudah memasuki pra kualifikasi (PQ) yaitu tol Bawen – Yogyakarta – New Yogyakarta Internasional Airport, kemudian ruas Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap. Sementara untuk ruas Maminasata masih akan dilakukan market sounding,” jelas  Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR. Heri didepan peserta Diskusi Forwapu.

Heri juga mengatakan, untuk ruas Bawen – Yogyakarta – New Yogyakarta Internasional Airport sepanjang 14 km, nilai investasinya diperkirakan sekitar Rp28,6 triliun. Kemudian untuk ruas Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap sepanjang 206,6 km, nilai kebutuhan investasi diperkirakan mencapai Rp57,6 triliun. Kemudian untuk ruas Maminasata di Makasar sepanjang 48,12 km, nilai investasi diperkirakan sebesar Rp 9,4 triliun.

Menurut Heri, Pemerintah menyadari pembangunan infrastruktur ini harus didukung pelaku industri jalan tol sebab kita lelang tiga proyek salah satunya ruas Bawen – Jogja – Bandara Kulonprogo karena akses bandara masih rendah sehingga kurang diminati, maka ini udah ada rencana pembangunan tol,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit, dalam Diskusi Forwapu menjawab polemik soal rencana pembangunan jalan tol di Yogyakarta yang kabarnya ditentang oleh Gubernur sekaligus Sri Sultan Hamengkubuwono X,  bahwa sudah ada ‘lampu hijau’dan diizinkan membangun tol. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh kontraktor, yaitu menjamin adanya nilai tambah bagi masyarakat lokal.

Lebih jauh Danang menjelaskan, bahwa kontraktor juga wajib memenuhi perjanjian untuk membangun ruas tol tersebut sesuai dengan penetapan lokasi atau trase yang sudah ditentukan.

“Sri Sultan sudah setuju, beliau menerima kami beberapa kali dan sudah disetujui oleh Gubernur termasuk penloknya (penetapan lokasi). Mudah – mudahan tidak ada keraguan di masyarakat. Sri Sultan emang menchallange kita agar ada manfaat tol bagi masyarakat lokal agar tidak hanya sediakan layanan transportasi tapi kembangkan kawasannya,” kata Danang.

Dalam Diskusi yang sama,  Ira Ariani Chaerunisa, Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan mengatakan, berdasarkan Global Competitive Index, sekarang ini Indonesia berada di peringkat 72 dari 141 negara. “Disini pemerintah berusaha meningkatkan melalui pembangunan infrastruktur jalan tol.”

Ira menuturkan, selama lima tahun mendatang pemerintah menargetkan pembangunan tol sepanjang 2.000 km. Kebutuhan dana infrastruktur dalam lima tahun tersebut sebesar 2.500 triliun rupiah. Sedangkan, kemampuan APBN sekitar 623 triliun rupiah maka sisanya 1.435 triliun rupiah non APBN.”Ini memang terjadi funding gap. Ini akan direncanakan melalui keterlibatan swasta badan usaha dalam.penyediaan infeastruktur melalui KPBU kemudian sisanya swasta murni,” tuturnya.


 


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00