• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ulasan

Kritik Kehadiran Baparekraf, Relawan Desak Jokowi Bentuk Bapek

31 October
14:14 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Pembentukan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) oleh presiden Jokowi yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2019 mendapat kritikan tajam dari relawannya.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Nasional Poros Benhil Aznil Tan dalam surat terbuka yang ditujukan langsung ke Presiden Jokowi, hari ini, Kamis (31/10/2019).

"Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) yang sebelumnya bernama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) seharusnya bubar karena sudah diangkat statusnya menjadi kementerian bernama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dengan membentuk kembali badan tersebut terjadi kegandaan lembaga pemerintahan. Ini tidak ramping dan efisien lagi" ujarnya.

Selain itu Aznil mengkritik kehadiran Baparekraf tersebut membingungkan rakyat dan janggal. Aznil menyatakan bahwa aspirasi ditampungnya disaat pemilu2019 kemarin, bahwa rakyat sedang menunggu terobosan Presiden Jokowi untuk mengangkat perekonomian rakyat.

"Pada pemilu kemarin dalam Visi-Misi Jokowi-Ma'ruf sangat tegas menjanjikan ke publik akan mengangkat perekonomian rakyat. Nah, rakyat akar rumput sebenarnya sedang menunggu terobosan itu, membentuk alat (lembaga) Badan Percepatan Ekonomi Kerakyatan (BAPEK)" tegasnya.

Pembentukan BAPEK, tandas Aznil untuk bisa fokus menumbuhkan dunia kewirausahaan minimal 7% dari jumlah penduduk Indonesia.

"Syarat negara maju itu 14-15% pelaku usahanya. Tagline Jokowi Indonesia Maju seharusnya kebutuhan mendesak adalah membentuk badan Percepatan Ekonomi Kerakyatan untuk bisa menumbuhkan dunia kewirausahaan minimal 7%. Artinya, syarat Indonesia maju terpenuhi" ujar Aznil dengan tegas dan semangat. (IRV)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00