• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Seputar Kota

Bupati Bogor Persulit Kota Depok Buang Sampah ke TPPAS Region Luna

22 October
21:02 2019
0 Votes (0)

KBRN, Depok: Wali Kota Depok Idris Abdul Somad optimis Kota Depok bisa membuang sampah ke
Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Region Lulut-Nambo (Luna) di tahun ini. Untuk tahap awal ini Kota Depok diberi kuota mengirimkan sampah sebanyak 300 ton per hari ke TPPAS Luna.

"Insya Allah, tahun ini kita bisa buang sampah kesana. Gubernur Jawa Barat kan sudah setuju, tinggal persetujuan Bupati Bogor. Kita minta bulan ini tapi sepertinya bakal mundur November 2019," kata Idris kepada wartawan di Balaikota, Jalan Raya Margonda, Selasa (22/10/2019).

Idris menjelaskan rencana Kota Depok bisa mulai membuang sampah ke TPPAS Luna terkatung-katung sejak direncanakan Agustus lalu karena masalah administrasi. Dan masalah komunikasi pengaturan besaran santunan kepada 3 desa yang terkena dampak bau dan kebisingan dari aktivitas TPA milik Provinsi Jabar itu.

Kemudian disamping itu, ada permasalahan tanah milik Pemerintah Kabupaten Bogor seluas 15 hektar yang digunakan untuk TPPAS Luna. Karena sebelumnya tidak dimasukkan dalam kerjasama atau MoU kompensasi kepada daerah.

"Ini yang diminta oleh Bupati Bogor agar tanah yang seluas 15 hektar ini bisa dimanfaatkan untuk TPPAS Luna. Tapi terkait berapa besaran kompensasi untuk masyarakat sekitar itu belum fixed. Masih didalami dan nanti kalau sudah fixed, maka Bupati Bogor akan mengeluarkan peraturan bupati mengenai itu," jelas Idris.

Nampaknya, Pemerintah Kota Depok kembali harus menahan syahwatnya untuk bisa segera membuang sampah ke TPPAS Luna. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sendiri masih berupaya meningkatkan persentase volume pembuangan sampah mereka kesana.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan jatah kuota membuang sampah Kabupaten Bogor sebanyak 600 ton per hari ke TPPAS Luna dinilai kurang. Karena produksi sampah Kabupaten Bogor sendiri mencapai 2.800 ton per hari.

"Saya sudah meminta Badan Pengelola Sampah Regional (BPSR) maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat agar meningkatkan kuota pengiriman sampah Kabupaten Bogor ke TPPAS Luna, dari 600 ton menjadi 2.000 ton per hari," kata Ade Yasin saat menghadiri Mukercab PPP di Kota Depok kemarin.

Lanjut Ade Yasin, pihaknya mendesak Pemprov Jabar agar meningkatkan kuota pengiriman sampah Kabupaten Bogor ke TPPAS Luna. Karena masa kontrak kerjasama pembuangan sampah di TPS Galuga akan berakhir pada Desember 2020 mendatang.

"Selain akan habis masa kontraknya, kapasitas TPA Galuga sangat kecil. Sehingga solusinya ya buang ke TPPAS Luna. Makanya kami meminta tambahan kuota kepada Pemprov Jabar, apalagi 15 hektar lahan TPPAS Luna itu dari aset milik Pemkab Bogor," jelasnya.

Namun Ade Yasin optimis, TPPAS Luna dapat beroperasi dalam full kapasitas pada Juni 2020.

Ketika ditanya, apakah Kota Depok dapat mulai membuang sampah ke TPPAS Luna pada Oktober ini, apalagi sudah mendapat restu dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil? Ade Yasin mengatakan belum, karena dia belum mengeluarkan Peraturan Bupati untuk mengatur dampak lingkungan TPPAS Luna itu.

"Belum belum bisa digunakan, mau Oktober, mau November yang pasti tahun ini TPPAS Luna belum bisa digunakan daerah lain. Tahun 2020 mudah-mudahan bisa dioperasionalkan, tapi tahun ini terus terang belum bisa," katanya.

"Kan masih menunggu Perbup nya. Kan wilayah saya itu, harus diatur sama saya gitu lho. Masih dikaji oleh tim," pungkanya.

Sebagai informasi, Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok sudah menggunung dan melebihi kapasitas sejak 2013 lalu.

Saat ini kondisi ketinggian gunung sampah di TPA Cipayung sudah lebih 30 meter. Produksi sampah Kota Depok yang dibuang ke TPA Cipayung sebanyak 900 ton per hari.

Sudah sejak Januari 2017, Kota Depok sangat berharap dapat segera membuang sampah ke TPPAS Luna, karena kondisi TPA Cipayung yang sudah overload.

Bahkan baru-baru ini Pemkot Depok mendapat angin segar dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan safari ke Kota Depok Juli 2019 lalu. Akan mengupayakan Kota Depok dapat membuang sampah ke TPPAS Luna mulai Agustus 2019, namun hingga saat ini masih nihil. (RL)

  • Tentang Penulis

    Rido Lingga, S.Kom

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: lin99a@gmail.com

  • Tentang Editor

    Rido Lingga, S.Kom

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: lin99a@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00