• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nama & Peristiwa

Santri Unggul Indonesia Makmur' 5.000 Santri Akan Meriahkan Peringatan HSN Tahun 2019 di TMII

19 October
13:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Jakarta Timur bersama pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ibad menyelenggarakan acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2019. Kegiatan itu diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur. Dengan mengusung tema " Santri Unggul Indonesia Makmur" Doa bersama untuk Bangsa Indonesia.

Kegiatan itu dilaksanakan selama 3 hari yakni hari Minggu, Senin dan Selasa (20, 21 dan 22/10/2019)

Ketua Panitia Penyelenggara Peringatan Hari Santri Nasional 2019, Ibnu Mulkan kepada RRI mengatakan tujuan dilaksanakannya peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 0ktober adalah untuk mengangkat derajat para santri, sehingga santri bisa lebih maju dan lebih bermitra kepada pemerintah, agar Indonesia kedepannya lebih maju.

"Indonesia menjadi negara yang "Baldhatun Thoyyibathun Warobbun Ghofur", ucapnya.

Ibnu Mulkan menjelaskan kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang dilaksanakan di Taman Mini Indonesia Indah TMII akan diisi dengan berbagai acara.

"Kegiatannya antara lain lomba membaca kitab kuning, Muhadharoh, marawis, kuis hadro, kaligrafi dan diselingi dengan parade obor, Istighosah dan ditutup dengan apel akbar santri yang digelar di musium keprajuritan dan diikuti sektar 5.000 santri yang berasal dari Jabodetabek sebagaimana yang sudah diundang panitia," paparnya.

Ibnu Mulkan menambahkan, dalam acara ini pihaknya juga mengundang beberapa petinggi negara baik dari kalangan sipil dan TNI/Polri.

"Kalau tidak halangan kita harapkan mudah - mudahan mereka yang kita undang siap hadir", harapnya.

Lebih lanjut Ibnu Mulkan mengungkapkan, kegiatan peringatan hari santri yang dilakasanakan besok Minggu (20/10/2019) di TMII tidak ada hubungannya dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Hanya saja memang bertepatan harinya yang sama.

"Kalaupun dihubungkan tidak lain kita ingin mendoakan pemimpin kita, agar kedepannya lebih amanah, aman, adil dan makmur. Sehingga Indonesia yang kita cintai ini lebih maju kedepannya.

"Kita semua anak bangsa berdoa bersama dengan para santri disini", ucapnya.

Saat diminta tanggapannya terkait dengan paham radikalisme di Indonesia yang akhir - akhir ini ramai diberitakan dimedia, Ibnu Mulkan menegaskan serta mengajak para santri dan warga NU bersama - sama mengikis habis radikalisme yang betul - betul mengancam dan mengganggu ketenteraman rakyat dan bangsa.

"Saya sebagai Rois suryah, pengurus cabang NU Jakarta Timur mengajak santri dan warga NU mengikis habis ajaran radikalisme yang menjadi ancaman bagi bangsa dan negara", tandasnya.

Lebih lanjut Ibnu Mulkan menyebutkan, sekitar 5.000 santri yang hadir dalam peringatan hari santri nasional berasal dari 50 pondok pesantren di Jabodetabek.

"Selain itu, ada juga anak-anak TPA dan sekolah islam yang diundang berfartisipasi dalam acara ini.", imbuhnya.

Ibnu Mulkan menambahkan dalam acara ini akan hadir para pengasuh dan pimpinan pulihan pondok pesantren beserta keluarga besar PESANTREN RI-1

Disisi lain, Ibnu Mulkan juga mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan berterimakasi kepada pemerintah dengan telah disetujui rancangan undang-undang kepesantrenan.

"Tentunya dengan adanya nanti UU kepesantrenan, tentunya pesantren akan lebih maju. Dan mudah-mudahan lahir juga kementerian baru yakni 'Menteri Pesantren", harapnya.

Sebagaimana diketahui, Peringatan Hari Santri setiap tanggal 22 Oktober ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo dengan Kepres Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri ditandatangani Presiden Jokowi pada tanggal 15 Oktober 2015. Dasar hukum Kepres Hari Santri adalah Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (IRV)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00