• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Metropolitan

Pemprov DKI Diminta Segel Gedung Lumina Tower

19 October
11:27 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pemprov DKI Jakarta diminta menyegel gedung Lumina Tower, The Kuningan Place yang berada di Kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Alasannya, hingga kini gedung tersebut dinilai belum memiliki Surat Laik Fungsi dari Pemprov DKI.

Permintaan penyegelan itu disampaikan Andreas FK dari Kantor Hukum "Andreas FK & Associates" saat bertemu awak media di Jakarta, Jumat (18/10). Andreas mengaku berhak meminta penyegelan karena sedang berurusan dengan pengembang gedung tersebut.

Andreas FK bertindak selaku kuasa hukum PT Brahma Adiwidia (PT BA) yang bersengketa dengan PT Kemuliaan Megah Perkasa (PT KMP), selaku pengembang bangunan itu. Ceritanya, PT BA menyewa unit di lantai 7 dan 8 gedung tersebut sebagai perkantoran, namun kenyataannya lantai itu berupa auditorium. Setelah tak ada jalan keluar melalui berbagai mediasi, PT BA akhirnya membawa masalah ini ke ranah hukum lantaran merasa ditipu atas penjualan unit yang tak sesuai fakta.

Dalam perjalanannya, Kuasa Hukum PT BA, Andreas FK menemukan fakta bahwa gedung itu belum mengantongi Surat Laik Fungsi dari pemerintah daerah setempat. Atas dasar pengungkapan itu, pihaknya meminta Pemprov DKI Jakarta pimpinan Gubernur Anies Baswedan agar melakukan penyegelan terhadap seluruh lantai yang ada di gedung tersebut. 

"Kami minta Pemprov (DKI) melakukan penegakan hukum sesuai Pergub nomor 128 Tahun 2012 tentang sanksi pelanggaran penyelenggaraan bangunan gedung, yang belum memiliki sertifikat laik fungsi. Itu harus ditinjau kembali. Disegel atau dibongkar," kata Andreas FK didampingi kuasa hukum lainnya, Agus Rihat P. Manalu di hadapan media.

Dia mengatakan, permohonan surat penyegelan sudah dikirimkan kepada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Provinsi DKI, beberapa waktu lalu. Selanjutnya, mereka juga berencana beraudiensi dengan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk membahas persoalan yang menimpa kliennya serta terkait tak adanya Surat Laik Fungsi gedung Lumina Tower. "Rencananya kami akan bertemu Gubernur pada awal November mendatang. Kami ingin masalah ini bisa diselesaikan," imbuh Andreas.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00